
PALU, RC – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid membuka pelaksanaan Night Market dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu, Jumat malam (25/9/2026), di Jalan Moh. Yamin, Kota Palu.
Kegiatan yang dikemas dalam konsep Car Free Night itu melibatkan sekitar 200 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah Kota Palu menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas aktivitas usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hadianto mengatakan, Car Free Night tidak hanya digelar sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Palu, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah membuka ruang baru bagi UMKM untuk berkembang dan berkreasi.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kota Palu yang berada di kisaran 5,9 persen menunjukkan adanya pergerakan ekonomi yang terus berkembang. Salah satu sektor yang dinilai ikut menopang aktivitas ekonomi tersebut adalah UMKM.
“Car Free Night ini salah satu upaya terobosan yang dilakukan pemerintah untuk terus mendorong, bukan hanya sekadar memeriahkan HUT Kota Palu, tetapi juga membuka spirit baru bagi UMKM untuk terus tumbuh dan berkreasi dengan lebih baik,” kata Hadianto dilansir dari laman Pemkot Palu.
Ia mencontohkan perkembangan Car Free Day dan Ramadhan Night Market yang sebelumnya dimulai dengan berbagai keterbatasan, namun kemudian berkembang dan mendapat antusiasme masyarakat.
Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa kegiatan publik dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
Hadianto meminta jumlah peserta UMKM dalam Car Free Night terus ditambah. Ia bahkan mendorong keterlibatan pelaku usaha dari kawasan selatan dan utara Vatulemo.
“Saya minta ditambah, baik di sisi selatan maupun utara Vatulemo, sehingga makin banyak keluarga UMKM kita yang ikut serta meramaikan Car Free Night Pemerintah Kota Palu,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Palu juga mendapat dukungan dari Bank BTN. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan berupa cashback 30 persen bagi masyarakat yang menggunakan layanan Bale.
Hadianto menilai dukungan tersebut dapat meningkatkan daya tarik kegiatan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Support yang diberikan BTN kepada Pemerintah Kota Palu. Kami meyakini dengan support ini Car Free Night akan semakin bergairah,” katanya.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, Hadianto meminta seluruh pelaku usaha dan masyarakat yang hadir menjaga kebersihan kawasan kegiatan.
Ia menegaskan kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, termasuk dengan saling mengingatkan antar-pelaku usaha dan pengunjung.
“Saya minta tolong jaga kebersihan. Kebersihan itu nomor satu bagi kita,” tegasnya.
Hadianto berharap Car Free Night tidak hanya memeriahkan HUT ke-48 Kota Palu, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, serta menciptakan ruang publik yang positif bagi warga.
“Semoga pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik dan semoga meninggalkan kesan yang baik bagi kita semua,” pungkasnya.