
POSO, RC – Kodim 1307/Poso menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbak Jatri) Semester I Tahun Anggaran 2026 untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan serta profesionalisme prajurit. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Tembak Yonif 714/Sintuwu Maroso, Desa Maliwuko, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Senin (12/10/2026).
Dilansir dari laman Kodim Poso, latihan tersebut diikuti sekitar 100 personel Kodim 1307/Poso, mulai dari perwira seksi, komandan rayon militer (Danramil), hingga anggota jajaran Kodim 1307/Poso.
Komandan Kodim 1307/Poso Letkol Arm Edi Yulian Budiargo turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Pasiops Kodim 1307/Poso Lettu CKE Abram Maeka, Danunit Dim 1307/Poso Lettu Inf Pande Made Sunartha, serta personel pendukung lainnya.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan yang dipimpin Pasiops Kodim 1307/Poso Lettu CKE Abram Maeka. Dalam arahannya, ia meminta seluruh peserta mengikuti petunjuk dan ketentuan latihan serta mengutamakan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung.
Selanjutnya, Bati Ops Kodim 1307/Poso Pelda A. Pasorong selaku pimpinan latihan menjelaskan mekanisme pelaksanaan dan pembagian jalur menembak kepada para peserta.
Dalam latihan tersebut, prajurit menjalani latihan menembak senapan pada jarak 100 meter dengan tiga sikap, yakni tiarap, duduk, dan berdiri. Setiap sikap menggunakan 10 butir peluru.
Selain itu, peserta mengikuti latihan menembak pistol pada jarak 25 meter, dengan tiga butir peluru untuk koreksi dan 10 butir peluru untuk penilaian.
Latihan ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan prajurit yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, kemampuan dasar militer, ketepatan menembak, konsentrasi, dan disiplin prajurit diharapkan tetap terpelihara.
Kodim 1307/Poso menegaskan, latihan menembak menjadi salah satu upaya untuk menjaga kesiapan prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengutamakan ketertiban dan keselamatan.
Dengan latihan tersebut, kemampuan menembak prajurit diharapkan terus terasah sehingga dapat menunjang kesiapan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.