
PALU, RC – Awaluddin Safri terpilih sebagai Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Palu masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Cabang yang digelar di Ruang Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Kamis (6/8/2026). Selain menetapkan kepengurusan baru, forum juga menyepakati pelaksanaan program Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) di seluruh kecamatan di Kota Palu.
Musyawarah cabang diikuti seluruh kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan penghulu se-Kota Palu sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi profesi penghulu sekaligus penyusunan arah program kerja untuk empat tahun ke depan.
Usai terpilih, Awaluddin Safri mengatakan kepemimpinan APRI membutuhkan dukungan seluruh anggota agar organisasi mampu menjalankan tugas secara optimal dalam mendukung pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
"Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus dijalankan bersama. APRI Kota Palu harus menjadi wadah yang mampu memperkuat profesionalisme, kebersamaan, dan kontribusi para penghulu dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat," ujarnya dilansir dari laman Kemenag Sulteng.
Ia menjelaskan, tim formatur akan segera dibentuk untuk menyusun struktur kepengurusan APRI Kota Palu periode 2026–2030. Penyusunan kepengurusan akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing anggota guna memastikan program kerja berjalan efektif.
Dalam musyawarah tersebut, peserta juga menyepakati pelaksanaan program Geber Mas yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026. Program ini akan menyasar masjid dan musala di seluruh kecamatan di Kota Palu.
Penentuan lokasi kegiatan diserahkan kepada masing-masing KUA sesuai kondisi wilayah binaan. Sementara jumlah masjid dan musala yang menjadi sasaran akan ditetapkan berdasarkan hasil koordinasi lanjutan.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Irsan, yang memimpin jalannya musyawarah mengatakan APRI memiliki peran strategis sebagai organisasi profesi penghulu dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan keagamaan.
"APRI harus menjadi organisasi profesi yang aktif, solid, dan mampu memberikan manfaat. Kepengurusan yang baru diharapkan dapat memperkuat koordinasi para penghulu sekaligus menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata Irsan.
Menurutnya, program Geber Mas menjadi langkah awal yang mencerminkan kepedulian penghulu terhadap kebersihan rumah ibadah sekaligus memperkuat sinergi antara APRI, KUA, pengurus masjid, dan masyarakat.
Melalui kepengurusan baru periode 2026–2030, APRI Kota Palu diharapkan semakin memperkuat profesionalisme penghulu, meningkatkan koordinasi antaranggota, serta menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi pelayanan keagamaan di Kota Palu.