FOTO/KEMENAG SULTENG

Bangun Keluarga Mandiri, KUA Ampana Tete Bekali Calon Pengantin Keterampilan Berwirausaha

Terbit : 3 November 2026
Font +
Font -

TOUNA, RC – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, membekali calon pengantin dan kelompok perempuan dengan keterampilan mengolah pangan menjadi produk bernilai jual. Kegiatan bertajuk Bimbingan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah (Samawa) itu dilaksanakan di Kantor KUA Ampana Tete, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kepala KUA Ampana Tete, Amson Patanda, S.Ag., tersebut melibatkan calon pengantin, kelompok majelis taklim, serta perwakilan perempuan dari tiga desa, yakni Kajulangko, Pusungi, dan Tete A.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pelatihan langsung membuat sejumlah produk makanan, di antaranya kacang peye dan keripik pisang Tandu dengan berbagai varian rasa, seperti manis, gurih, dan asam.

Pelatihan tersebut bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat agar mampu memanfaatkan bahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan berpeluang dikembangkan sebagai usaha keluarga.

Selain keterampilan mengolah makanan, peserta juga didorong memahami pentingnya kemandirian ekonomi dalam membangun rumah tangga. Terutama bagi calon pengantin, kemampuan mengelola keuangan dan menciptakan sumber penghasilan dinilai menjadi salah satu bekal menghadapi kehidupan setelah menikah.

Kepala KUA Ampana Tete, Amson Patanda, melalui kegiatan tersebut mendorong agar KUA tidak hanya dikenal sebagai tempat mengurus administrasi dan pencatatan pernikahan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui program ini, KUA Ampana Tete berupaya memperkuat ketahanan keluarga, tidak hanya dari sisi sosial dan spiritual, tetapi juga ekonomi. Kemandirian keluarga diharapkan dapat membantu pasangan suami istri menghadapi tantangan ekonomi dalam kehidupan rumah tangga.

KUA Ampana Tete berkomitmen melanjutkan kegiatan pemberdayaan serupa dengan melibatkan lebih banyak kelompok perempuan, majelis taklim, dan calon pengantin. Upaya ini diharapkan dapat memperluas manfaat program revitalisasi KUA sekaligus mendorong terwujudnya keluarga Samawa yang harmonis dan sejahtera.

Berita ini telah dibaca 3 kali
Font +
Font -
cross