
POSO, RC — Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah mengevaluasi pengelolaan pembiayaan daerah pada Pemerintah Kabupaten Poso, termasuk penggunaan pinjaman daerah untuk mendukung pembangunan RSUD Poso yang baru.
Dilansir dari laman BPKP Sulteng, evaluasi dilakukan untuk memastikan pembiayaan daerah dikelola secara akuntabel dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pinjaman tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan yang dimanfaatkan Pemkab Poso untuk memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan.
Pembangunan RSUD Poso yang baru diarahkan untuk mendukung agenda Poso Sehat, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam evaluasi tersebut, BPKP mencermati sejumlah aspek, mulai dari perencanaan dan penganggaran hingga pelaksanaan pembiayaan serta pemenuhan kewajiban pemerintah daerah atas pinjaman yang digunakan.
BPKP mendorong Pemkab Poso memperkuat tata kelola pembiayaan daerah agar setiap pembiayaan yang diperoleh dapat dikelola secara efektif, transparan, dan akuntabel.
Penguatan tata kelola dinilai penting agar pembiayaan daerah tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu mendukung pencapaian target pembangunan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.