FOTO/BBPOM PALU

BPOM Palu Bekali Pelaku Usaha Pangan di Parimo Standar Keamanan Pangan

Terbit : 5 July 2026
Font +
Font -

PARIMO, RC Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu memberikan bimbingan teknis penilaian mandiri Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga Pangan (CPPB-IRTP) kepada pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Desa Kota Raya, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (30/6/2026). Dikutip dari palu.pom.go.id, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan penerapan standar keamanan pangan guna menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing.

Bimbingan teknis diikuti pelaku usaha IRTP yang telah menyelesaikan Pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan. Kepala BBPOM di Palu, Mardianto, hadir sebagai narasumber dan menekankan pentingnya penerapan standar keamanan pangan sebagai bagian dari peningkatan kualitas produk pangan olahan.

Dalam pemaparannya, Mardianto menjelaskan materi mengenai penerapan CPPB-IRTP, ketentuan pelabelan pangan olahan, penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) secara tepat, serta penyusunan dokumentasi yang menjadi bagian penting dalam proses penilaian mandiri.

Menurutnya, penerapan standar keamanan pangan secara konsisten akan membantu pelaku usaha menghasilkan produk yang memenuhi ketentuan, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan olahan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali kemampuan untuk melakukan evaluasi mandiri terhadap penerapan standar keamanan pangan di tempat usahanya masing-masing. Penilaian mandiri diharapkan mampu membantu pelaku usaha mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki agar proses produksi semakin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BBPOM di Palu berharap bimbingan teknis ini dapat meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan komitmen pelaku usaha IRTP dalam menerapkan CPPB-IRTP secara berkelanjutan. Dengan semakin banyak pelaku usaha yang memenuhi standar keamanan pangan, produk pangan olahan lokal diharapkan memiliki mutu yang lebih baik, aman dikonsumsi, serta mampu meningkatkan daya saing produk unggulan Kabupaten Parigi Moutong.

Berita ini telah dibaca 4 kali
Font +
Font -
cross