
LUWUK, RC – Bupati Banggai, Amirudin, meminta Karang Taruna menjadi organisasi kepemudaan yang aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mendorong pemuda Banggai tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi, pencipta peluang, dan pelopor inovasi.
Pesan tersebut disampaikan Amirudin saat membuka Jambore Karang Taruna Kabupaten Banggai Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Karang Taruna tingkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Banggai, Senin (2/11/2026), di Lapangan Mirqan Bukit Halimun.
Menurut Amirudin, jambore bukan sekadar kegiatan seremonial dan ajang silaturahmi, tetapi harus menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan, memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas, serta membangun kesadaran pemuda terhadap perannya dalam pembangunan daerah.
Ia menegaskan, Karang Taruna merupakan wadah pengabdian, pembentukan kepemimpinan, dan pengembangan kepedulian sosial generasi muda. Karena itu, organisasi tersebut diharapkan mampu melahirkan kader yang berani mengambil tanggung jawab terhadap masa depan masyarakat.
Amirudin juga mendorong Karang Taruna terlibat dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, perikanan, pariwisata, pelestarian lingkungan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan lima pesan kepada seluruh pengurus Karang Taruna. Pertama, membangun organisasi yang aktif, solid, dan produktif dengan program kerja yang jelas serta menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kedua, memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Ketiga, mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi pemuda. Keempat, menjadi mitra strategis pemerintah melalui komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, serta perangkat daerah terkait.
Kelima, menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menjauhi narkoba, kekerasan, dan pergaulan yang dapat merusak masa depan.
Terkait pengukuhan pengurus Karang Taruna tingkat desa dan kelurahan, Amirudin mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Selain membuka jambore dan mengukuhkan pengurus, Bupati Banggai juga menyerahkan secara simbolis bantuan Beasiswa Gerbang Cerdas berupa biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya akhir studi kepada empat perguruan tinggi, yakni Universitas Tompotika, Universitas Muhammadiyah Luwuk, AMIK Nurmal, dan Politeknik Banggai Industri.
Sebanyak 665 mahasiswa dari empat perguruan tinggi tersebut menjadi penerima manfaat program Beasiswa Gerbang Cerdas.
Amirudin berharap Jambore Karang Taruna 2026 dapat melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan berorganisasi, keterampilan sosial, jiwa kewirausahaan, kreativitas, serta kepemimpinan untuk mendukung kemajuan Kabupaten Banggai.