
Luwu Utara, RC - Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Indah Putri Indriani menargetkan di 2024 tak ada lagi desa dengan status tertinggal. Hal itu ditegaskan Indah di hadapan ratusan operator desa yang mengikuti Bimbingan Teknis Manajemen Penyusunan dan Pendayagunaan Aplikasi Profil Desa dalam Mendukung Penyelenggaraan Pemerintahan Desa untuk Mencegah Penyimpangan, Minggu (6/8/2023).
"Saya sudah menargetkan ke PMD dan camat, 2024 tidak ada lagi desa dengan status tertinggal di Kabupaten Luwu Utara sekarang sisa 5, sebelumnya 18. Dan kita berharap jumlah desa mandirinya semakin bertambah," ucapnya dilansir dari laman luwuutarakab.go.id.
"Untuk itu operator desa tolong input data apa adanya. Dengan profil desa yang clear dan terupdate tiap saat, maka perencanaan pembangunan desa akan berjalan dengan baik," terang bupati perempuan pertama di Sulsel ini.
Bupati yang akrab disapa IDP ini mengatakan, Indeks Desa Membangun (IDP) juga sangat tergantung pada data atau profil desa.
"Itu artinya profil desa juga sangat bergantung pada operator yang ikut pelatihan. Maka operator yang dilatih itu adalah aset, untuk itu harus dipastikan bekerja. Lakukan monitoring dan evaluasi dalam dua bulan ke depan, pastikan aset bergerak produktif karena dampaknya pada perkembangan kemajuan desa," katanya.
Indah menegaskan profil desa dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya menurunkan angka kemiskinan ekstrem sampai dengan 0% dan penurunan angka stunting di prevalensi 14%.
"Sehingga dasar penyusunan dan penganggaran pembangunan desa menjadi semakin berkualitas dengan data yang paripurna. Jadi pembangunan tidak berdasarkan intuisi dari para elit di desa tp berdasarkan kebutuhan," pungkasnya.