
PALU, RC – Sebanyak 41 anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menjalani pemeriksaan HIV/AIDS dan skrining Hepatitis C yang digelar bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, Senin (31/8/2026).
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh anak binaan yang mengikuti tes dinyatakan nonreaktif terhadap HIV/AIDS dan Hepatitis C. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan penyakit menular di lingkungan LPKA Palu.
Kegiatan meliputi edukasi, konseling, pemeriksaan kesehatan, serta penyampaian informasi mengenai cara penularan dan pencegahan HIV/AIDS dan Hepatitis C. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan kerahasiaan dan kenyamanan anak binaan.
Kepala LPKA Kelas II Palu, Welli, mengapresiasi dukungan Dinkes Kota Palu dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut. Menurutnya, kesehatan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan anak binaan.
“Saya berharap anak-anakku mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan sungguh-sungguh. Jadikan kegiatan ini sebagai kepedulian terhadap diri sendiri karena menjaga kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Welli dilansir dari laman Ditjenpas.
Mewakili Dinkes Kota Palu, Ni Made Suryati mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan langkah preventif sekaligus menjadi sarana edukasi bagi anak binaan.
“Kami melakukan pemeriksaan kepada 41 Anak Binaan dan seluruhnya menunjukkan hasil nonreaktif. Selain pemeriksaan, kami juga memberikan edukasi mengenai cara penularan, pencegahan, serta pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.
LPKA Palu bersama Dinkes Kota Palu akan terus mendorong pemenuhan hak kesehatan anak binaan melalui kegiatan pemeriksaan dan edukasi kesehatan.
Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan kondusif sekaligus meningkatkan kesadaran anak binaan untuk menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan.