
MOROWALI, RC — UPTD Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (PSMB) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kalibrasi tangki pendam bahan bakar minyak (BBM) milik PT Tanjung Putia di SPBU Bungku, Kabupaten Morowali, dan SPBU Korololama, Kabupaten Morowali Utara.
Dilnasir dari laman Disperindag Sulteng, kalibrasi dilakukan untuk memastikan ketepatan pengukuran volume BBM, baik saat penyimpanan maupun penyaluran kepada konsumen. Langkah ini penting untuk menjamin akurasi data, mendukung efisiensi operasional, serta memastikan pengelolaan dan distribusi BBM berjalan transparan sesuai standar yang berlaku.
Di SPBU Bungku, tim melakukan kalibrasi terhadap lima tangki pendam. Tangki tersebut terdiri dari satu tangki Bio Solar berkapasitas 14.000 liter, dua tangki Pertalite berkapasitas masing-masing 21.000 liter dan 32.000 liter, satu tangki Pertamax berkapasitas 21.000 liter, serta satu tangki Dexlite berkapasitas 14.000 liter.
Sementara di SPBU Korololama, Kabupaten Morowali Utara, petugas melakukan kalibrasi terhadap empat tangki pendam, yakni tangki Bio Solar berkapasitas 32.000 liter, Pertalite 21.000 liter, Pertamax 21.000 liter, dan Dexlite 20.000 liter.
Seluruh proses dilakukan melalui pengukuran teknis berdasarkan prosedur dan standar yang berlaku. Kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan hasil pengukuran yang dinyatakan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
UPTD PSMB Disperindag Sulawesi Tengah menyatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan sistem pengukuran di sektor energi berjalan akurat dan andal.
Kalibrasi juga diharapkan memberikan kepastian terhadap volume BBM yang disimpan dan disalurkan sehingga mendukung tata kelola perdagangan yang tertib dan transparan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen.