
Jakarta, RC - Menyusul kondisi terkini di Palestina akibat tindakan tanpa perikemanusiaan dari Israel terhadap bangsa Palestina, Ketua Umum Dewa Masjid Indonesia, Jusuf Kalla menyerukan kepada seluruh umat Islam kiranya pada pelaksanaan salat Jum'at besok (3/11/2023) melakukan Qunut Nazilah.
Qunut Nazilah dimaksudkan agar pelaku kejahatan kemanusiaan ini diberi hukuman yang setimpal dengan kejahatanmya oleh Tuhan Yang Kuasa.
"Perjuangan mempertahankan harkat kemanusiaan dari bangsa Palestina ini jika terpaksa harus mati, maka statusnya adalah mati syahid sebagai syuhada sehingga tidak perlu lagi disalatgaibkan," tegas Jusuf Kalla.
JK menyebut krisis Palestina versus Israel ini bukanlah perang antar agama, melainkan sepenuhnya merupakan perjuangan untuk mempertahankan hak-hak kemanusiaan serta kemerdekaan bagi rakyat Palestina.
"Olehnya itu pula diharapkan kepada seluruh komponen bangsa Indonesia, tanpa memandang suku, agama dan ras atas nama kemanusiaan menggalang solidaritas dukungan bagi bangsa Palestina sebagaimana amanat dalam Pembukaan UUD 45 serta sikap resmi pemerintah Indonesia yang mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa Palestina," pungkasnya.