Genjot Produksi Kelapa, Kementan Salurkan Bantuan 3.700 Hektare di Tojo Una-Una

Terbit : 29 July 2026
Font +
Font -

TOUNA, RC – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan memulai program penanaman kelapa di Kabupaten Tojo Una-Una sebagai bagian dari Gerakan Tanam Serentak yang dilaksanakan di 31 lokasi di Indonesia. Dilansir dari laman Diskominfo Touna, pada tahap pertama, penanaman dilakukan di lahan seluas 200 hektare di Kecamatan Una-Una, beberapa waktu lalu.

Kabupaten Tojo Una-Una mendapat alokasi bantuan pengembangan kelapa seluas 3.700 hektare yang tersebar di 12 kecamatan. Khusus tahap awal, program menyasar empat desa di Kecamatan Una-Una dengan melibatkan delapan kelompok tani.

Kegiatan penanaman perdana dipusatkan di Desa Tanimpo dengan luas lahan sekitar 50 hektare. Pemerintah menyediakan benih kelapa unggul sebagai bagian dari bantuan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan masyarakat.

Penanaman tersebut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Tojo Una-Una Mahdi, Kepala Bidang Perbenihan, Camat Una-Una Burhan, Kepala Desa Tanimpo, serta kelompok tani penerima bantuan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan sektor perkebunan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, percepatan pengembangan komoditas perkebunan harus dilakukan melalui peningkatan produktivitas, hilirisasi, dan pemberdayaan petani.

"Tanam serentak ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mendorong peningkatan produksi nasional. Seluruh lahan yang telah dialokasikan harus benar-benar ditanami dan dipantau perkembangannya," ujar Amran.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Ali Jamil menambahkan, Gerakan Tanam Serentak menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung hilirisasi komoditas perkebunan.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Tojo Una-Una Mahdi mengatakan bantuan pengembangan kelapa merupakan langkah nyata pemerintah untuk memperkuat sektor perkebunan dari hulu hingga hilir.

Ia menjelaskan, selain penyediaan benih unggul, pemerintah juga akan memberikan pendampingan teknis kepada petani agar produktivitas kelapa meningkat dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Camat Una-Una Burhan menyambut baik program tersebut. Ia berharap bantuan pengembangan kelapa mampu meningkatkan hasil produksi perkebunan sekaligus memperbaiki kesejahteraan petani di wilayahnya.

Melalui program Gerakan Tanam Serentak, pemerintah menargetkan pengembangan komoditas perkebunan di berbagai daerah berjalan lebih optimal sehingga dapat memperkuat pasokan bahan baku industri, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Berita ini telah dibaca 0 kali
Font +
Font -
cross