
PALU, RC – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar sosialisasi dan simulasi gempa bumi di SMA Gamaliel Palu, Jumat (24/7/2026), sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana.
Dikutip dari laman BPBD Sulteng, kegiatan tersebut diikuti oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Mereka mendapatkan materi tentang risiko gempa bumi, langkah-langkah penyelamatan diri, prosedur evakuasi menuju titik kumpul yang aman, hingga praktik simulasi evakuasi saat terjadi keadaan darurat.
BPBD Sulteng memberikan pemahaman kepada seluruh peserta mengenai pentingnya budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Edukasi ini diharapkan dapat membekali warga sekolah agar mampu bertindak cepat, tepat, dan tetap tenang ketika menghadapi gempa bumi.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti simulasi evakuasi untuk menguji kesiapan dalam menerapkan prosedur tanggap darurat. Latihan ini menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi dan respons yang efektif apabila bencana benar-benar terjadi.
BPBD Sulawesi Tengah berharap kegiatan edukasi kebencanaan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai satuan pendidikan. Dengan demikian, sekolah-sekolah di Sulawesi Tengah diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi bencana dan mampu meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan.
Kegiatan tersebut mengusung semangat "Siap, Tanggap, Selamat", sebagai pengingat bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam melindungi diri dan menyelamatkan nyawa. BPBD juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus memperkuat budaya sadar bencana melalui kolaborasi antara sekolah dan pemerintah dengan semangat "Bersama Kita Tangguh, Bencana Kita Lawan."