Ilustrasi

Hadiri Lebaran Ketupat di Nuhon, Wabup Banggai Dorong Kerukunan dan UMKM Lokal

Terbit : 30 March 2026
Font +
Font -

LUWUK, RC - Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, menghadiri perayaan Lebaran Ketupat yang digelar di Pantai Hek Permai, Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon, Sabtu (28/3/2026) lalu.

Kegiatan yang merupakan tradisi tahunan masyarakat tersebut kembali dilaksanakan sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus memperkuat silaturahmi antara warga dan pemerintah daerah.

Mengusung tema “Menjalin Solidaritas dan Tali Silaturahmi Antar Umat Beragama”, perayaan berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Furqanuddin menegaskan bahwa Lebaran Ketupat bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi simbol persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

“Momentum ini penting untuk mempererat silaturahmi dan membangun rasa persaudaraan, sehingga tercipta kehidupan sosial yang harmonis, saling menghormati, dan saling mendukung demi kemajuan daerah,” ujarnya dilansir dari banggaikab.go.id.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai toleransi dan semangat gotong royong sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Selain tradisi makan bersama, kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pantai Hek Permai itu turut diramaikan berbagai hiburan rakyat.

Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga ambil bagian dengan membuka lapak di sepanjang area kegiatan. Beragam produk ditawarkan, mulai dari kuliner khas, minuman, kerajinan tangan, hingga pakaian.

Kehadiran UMKM dinilai memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekaligus menambah daya tarik kegiatan.

Partisipasi Wakil Bupati Banggai dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain menghadiri perayaan, ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan warga dan menyerap aspirasi masyarakat.

Pemerintah daerah berharap tradisi Lebaran Ketupat dapat terus dipertahankan sebagai agenda tahunan yang tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga mendorong kebersamaan dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Berita ini telah dibaca 7 kali
Font +
Font -
cross