Ini Alasan Menkes Percepat Produksi Dokter Spesialis

Terbit : 7 November 2023
Font +
Font -

Jakarta, RC - Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin ungkapkan pentingnya dilakukan transformasi Sumber Daya Manusia Kesehatan untuk memastikan terpenuhinya produksi dan distribusi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

Pasalnya saat ini produksi tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis masih menjadi menjadi masalah di Indonesia setelah 77 tahun merdeka.

"Jumlah dokter yang dihasilkan setiap tahun, tidak sebanding dengan populasi di Indonesia. Setidaknya setiap tahunnya Indonesia harus mampu menghasilkan lebih dari 30 ribu dokter," ungkap Menkes Budi dilansir dari laman kemkes.go.id.

Budi menambahkan sudah ada terobosan dengan adanya yang Hospital Based, dari 21 prodi Spesialis yang saat ini ada akan didorong.

"Kalau bisa nanti 300 Rumah Sakit tipe A dan B dalam waktu yang cepat bisa produksi dokter spesialis. Ini nantinya memudahkan juga menyelesaikan masalah distribusi dari dokter spesialis yang sekarang sangat langka,” tambahnya.

Program ini juga disebut akan mengatasi masalah distribusi. Sebab, peserta didik diutamakan pegawai di RS yang bersangkutan. Sehingga, penempatannya sesuai kebutuhan. Biaya pendidikan yang dikeluarkan juga akan lebih murah.

Untuk meningkatkan produksi dokter umum, Menkes akan mereplikasi apa yang dilakukan oleh Pemerintah India dengan mengirimkan dokter belajar di Fakultas Kedokteran di luar negeri.

Demi menjaga kualitas dokter, Menkes juga usulkan untuk meningkatkan kompetisi antara dokter Indonesia dengan dokter asing dengan mengirimkan dokter Indonesia untuk bekerja di rumah sakit di luar negeri atau sebaliknya.

“Pasti nggak mau kalah kualitasnya pelayanannya. Jadi memang ada beberapa perspektif yang mesti kita lakukan untuk meningkatkan kualitas,” pungkasnya.

Berita ini telah dibaca 7 kali
Font +
Font -
cross