FOTO/DKIPS TOLITOLI

Jembatan Garuda Merah Putih di Tuweley Resmi Dibuka, Akses 50 KK Kini Lebih Aman

Terbit : 12 August 2026
Font +
Font -

TOLITOLI, RC – Jembatan Beton Garuda Merah Putih di kawasan Ogomoligi, Kelurahan Tuweley, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, resmi diresmikan, Rabu (12/8/2026). Jembatan tersebut dibangun selama 30 hari melalui kolaborasi TNI/AD dan masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi jajaran Kodim 1305/BT dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong. Program tersebut mencakup 10 titik pembangunan jembatan di wilayah Buol dan Tolitoli.

Khusus di Kabupaten Tolitoli, terdapat empat titik pembangunan jembatan yang tersebar di Kelurahan Nalu, Kelurahan Baru (Kabinuang), Kelurahan Tuweley, dan Desa Salumbia.

Keberadaan Jembatan Beton Garuda Merah Putih di Tuweley dinilai penting bagi masyarakat karena menghubungkan sekitar 50 kepala keluarga dan akses menuju pondok pesantren. Sebelum jembatan dibangun, warga harus melewati sungai dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI/AD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat infrastruktur sekaligus membuka akses warga yang sebelumnya terkendala kondisi geografis.

Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando, S.I.P., mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Menurutnya, proses pembangunan mulai dari perencanaan hingga pengerjaan dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan tepat waktu berkat kerja sama, kepedulian, serta semangat gotong royong seluruh pihak.

“Tujuannya membuka keterisolasian wilayah, memperlancar arus transportasi, serta menyediakan akses penyeberangan yang aman dan kokoh dalam jangka waktu yang lama,” ujar Aryanto dilansir dari laman Pemkab Tolitoli.

Ia juga mengajak masyarakat yang menghadapi persoalan transportasi untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur melalui jalur yang tersedia.

“Silakan langsung menyurat dan menghubungi Danrem yang ada di wilayahnya masing-masing. Tentunya laporan masyarakat akan segera mungkin direalisasikan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tolitoli yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli, Moh. Asrul Bantilan, S.Sos., mengatakan peresmian jembatan tersebut menjadi momentum penting sekaligus bentuk apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan.

Pemerintah daerah, kata Asrul, berharap masyarakat ikut menjaga dan memelihara jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Dengan diresmikannya jembatan beton ini, diharapkan akses masyarakat Ogomoligi semakin mudah dan aman serta menjamin keselamatan dan aktivitas masyarakat dalam melakukan seluruh rutinitas sehari-hari,” ujar Asrul.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tolitoli.

Rangkaian peresmian berlangsung lancar dan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli bersama unsur Forkopimda, perwakilan perangkat daerah, Camat Baolan, Lurah Tuweley, jajaran Kodim 1305/BT, tamu undangan, serta masyarakat setempat.

Dengan diresmikannya Jembatan Beton Garuda Merah Putih, masyarakat Ogomoligi kini memiliki akses penyeberangan yang lebih aman dan layak untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Berita ini telah dibaca 8 kali
Font +
Font -
cross