FOTO/DKIPS KOTA PALU

Kembangkan Budidaya Bioflok, Pemkot Palu Tebar 700 Benih Ikan Nila di Tondo dan Kabonena

Terbit : 3 August 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, secara simbolis menebar 700 benih ikan nila di enam kolam bioflok yang berada di Kelurahan Tondo dan Kelurahan Kabonena, Sabtu (1/8/2026). Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui budidaya perikanan.

Penebaran benih dilakukan kepada dua kelompok pembudidaya ikan yang menerima bantuan program bioflok. Selain benih ikan nila, pemerintah juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pendukung budidaya.

Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin mengatakan bantuan bioflok diberikan kepada satu kelompok budidaya ikan di Kelurahan Tondo dan satu kelompok lainnya di Kelurahan Kabonena.

"Alhamdulillah hari ini ada serah terima benih ikan nila kepada dua kelompok budidaya ikan, satu di Tondo dan satu lagi di Kabonena," ujarnya dilansir dari laman Pemkot Palu.

Imelda menjelaskan bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Palu, DPRD Kota Palu, dan Anggota DPR RI Muhidin M. Said melalui penyaluran aspirasi masyarakat.

"Ini merupakan aspirasi dari teman-teman anggota DPRD Kota Palu kepada anggota DPR RI, Pak Muhidin M. Said. Alhamdulillah telah disetujui dua paket bioflok untuk Kota Palu, masing-masing ditempatkan di Kelurahan Tondo dan Kelurahan Kabonena," katanya.

Menurut Imelda, program bioflok dipilih karena lebih efisien dalam pemanfaatan lahan, mampu menjaga kualitas air, mempercepat pertumbuhan ikan, serta meningkatkan hasil produksi. Program tersebut diharapkan menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ia berharap kelompok penerima bantuan dapat mengelola fasilitas yang telah diberikan secara optimal sehingga program dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Saya sudah berbicara dengan para ketua kelompok dan mereka sangat bersemangat. Saya berharap bantuan ini menjadi ladang rezeki bagi mereka. Setelah diserahkan, pengelolaannya menjadi tanggung jawab kelompok sehingga program ini harus terus berjalan dan berkelanjutan," ungkapnya.

Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama DPRD Kota Palu akan terus melakukan pendampingan, pembinaan, dan evaluasi terhadap kelompok penerima bantuan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan budidaya ikan nila sistem bioflok sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Berita ini telah dibaca 5 kali
Font +
Font -
cross