FOTO/KEMENPPPA

Kemen PPPA Luncurkan Kampanye BERLIAN, Ajak Semua Pihak Lindungi Anak

Terbit : 9 July 2026
Font +
Font -

JAKARTA, RC  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) meluncurkan Kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Kampanye tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Juli sebagai Bulan Anak Indonesia sekaligus memperkuat perlindungan anak melalui penyediaan ruang yang aman, ramah, nyaman, sehat, dan inklusif.

Peluncuran kampanye menjadi bagian dari tindak lanjut Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA) yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengapresiasi inisiatif Kemen PPPA dalam memperkuat gerakan perlindungan anak. Menurutnya, perubahan struktur keluarga, urbanisasi, dan perkembangan teknologi digital membuat tantangan pengasuhan semakin kompleks sehingga perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada keluarga.

"Kita memiliki komitmen yang sama untuk melindungi anak dengan menghadirkan ruang yang aman dan nyaman. Mari bersama melindungi anak di berbagai ruang, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, hingga ruang digital," ujar Pratikno dikutip dari kemenpppa.go.id.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengatakan Kampanye BERLIAN merupakan gerakan kolaboratif yang mengajak pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, dunia usaha, media, Forum Anak, serta berbagai kementerian dan lembaga untuk bersama-sama memenuhi hak dan melindungi anak.

Menurut Arifah, perlindungan anak harus diwujudkan di seluruh ruang kehidupan, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, ruang publik, hingga ruang digital. Selain memperkuat pola pengasuhan positif, kampanye tersebut juga mendorong edukasi publik, penguatan sistem penanganan kekerasan terhadap anak, serta peningkatan partisipasi anak dalam setiap kebijakan yang menyangkut kepentingan mereka.

Ia menegaskan, Kampanye BERLIAN bertujuan memastikan setiap anak terbebas dari kekerasan, diskriminasi, perundungan, maupun perkawinan anak, sekaligus memperoleh hak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Peluncuran Kampanye BERLIAN ditandai dengan permainan otok-otok sebagai simbol dimulainya gerakan kolaboratif perlindungan anak. Kegiatan tersebut juga diikuti penandatanganan komitmen bersama dan penulisan harapan pada Wall of Fame sebagai bentuk dukungan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

Berita ini telah dibaca 7 kali
Font +
Font -
cross