FOTO/BASARNAS PALU

Kemenpar Gandeng SAR Latih Pelaku Wisata di Ampana, Keselamatan Wisatawan Jadi Prioritas Utama

Terbit : 24 July 2026
Font +
Font -

TOUNA, RC – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Una-Una menggelar Pelatihan Keselamatan Wisata bagi pelaku usaha dan pemandu wisata di Ampana, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan keadaan darurat serta memperkuat standar keselamatan di destinasi wisata.

Pelatihan yang mengusung tema "Membangun Budaya Aman, Ramah, dan Menjadikan Keselamatan sebagai Prioritas Utama di Tempat Wisata" menghadirkan personel Unit Siaga SAR Ampana sebagai narasumber. Sebanyak 30 peserta yang terdiri atas pemilik resort dan pemandu wisata dari berbagai destinasi di Ampana mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi di Hotel Lawaka Ampana, kemudian dilanjutkan simulasi lapangan di Objek Wisata Permandian Malotong Bailo Ampana. Peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik penanganan kondisi darurat di kawasan wisata.

Koordinator Unit Siaga SAR Ampana, Andi Safrullah, mengatakan pelaku wisata merupakan pihak yang paling awal berada di lokasi ketika terjadi kecelakaan atau keadaan darurat sebelum tim penyelamat tiba.

"Keselamatan harus menjadi budaya di setiap destinasi wisata. Melalui pelatihan ini kami berharap para pengelola resort dan pemandu wisata memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama sehingga dapat meningkatkan rasa aman bagi wisatawan," kata Andi dikutip dari laman Basarnas Palu.

Dalam pelatihan tersebut, personel Unit Siaga SAR Ampana memberikan materi Medical First Responder (MFR) yang mencakup teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP), pengangkatan darurat korban, pemasangan neck collar untuk penanganan awal cedera leher, hingga teknik pertolongan di air.

Usai penyampaian materi, seluruh peserta mengikuti simulasi untuk mempraktikkan prosedur penyelamatan secara langsung sesuai standar keselamatan dan penanganan korban.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Pariwisata bersama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor pariwisata, khususnya aspek keselamatan. Selain mendukung pelayanan yang lebih profesional, kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan destinasi wisata yang aman, ramah, dan memberikan rasa nyaman bagi wisatawan yang berkunjung.

Berita ini telah dibaca 3 kali
Font +
Font -
cross