
LUWUK, RC — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk membagikan 10 paket bantuan sosial berisi sembako dan sayuran hasil pertanian warga binaan kepada masyarakat Desa Tontouan, Jumat (22/5/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pertanian sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.
Dilansir dari ditjenpas.go.id, Kepala Subseksi Perawatan Narapidana/Anak Didik Lapas Luwuk, Dian Angeli De'e, mengatakan kegiatan itu menjadi upaya memperkuat hubungan antara Lapas dan masyarakat.
“Ini komitmen Lapas Luwuk untuk terus hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain itu, hasil pertanian yang dibagikan juga merupakan hasil kerja dan pembinaan warga binaan yang terus kami dorong agar produktif dan memiliki keterampilan bermanfaat,” ujarnya.
Salah seorang penerima bantuan, Sukma, mengaku bantuan yang diterima sangat membantu masyarakat.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terlebih sayurannya masih segar dan bagus. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.
Kepala Desa Tontouan, Sumitro Aliwu, mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan Lapas Luwuk karena dinilai tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan warga binaan yang produktif.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menilai kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata semangat pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini merupakan implementasi nyata dari semangat Pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan di Lapas, tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang kepedulian sosial, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan terhadap program ketahanan pangan.