
LUWUK, RC - Bertajuk ’MBG ala Lapas' Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk membagikan makanan dengan menu khas Luwuk secara gratis kepada warga dan para pengendara yang melintas di depan Lapas, Jumat (10/10/2025).
Dilansir dari ditjenpas.go.id, Kepala Lapas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun menjelaskan kegiatan ini bertujuan meringankan beban harian masyarakat yang beraktivitas di jalanan sekaligus mempererat hubungan Lapas dengan publik.
"Kami menyebutnya 'MBG ala Lapas' sebagai bentuk kepedulian kami. Kami tidak hanya fokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga ingin menjadi bagian dari masyarakat yang peduli di luar tembok. Dengan membagikan makanan, terutama menu lokal khas Luwuk, kami ingin memastikan ada asupan bergizi bagi saudara-saudara kita yang bekerja keras sejak pagi," ujarnya.
Kegiatan ini disambut antusias dan rasa syukur dari para penerima. Budi, seorang pengemudi ojek online, sangat terbantu dengan inisiatif ini.
"Alhamdulillah, terima kasih Lapas Luwuk. Bantuan makanan di pagi hari ini sangat berarti untuk bekal kerja. Rasanya juga enak sekali, betul-betul masakan khas kita," pujinya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan dukungan penuh atas kegiatan ini. Ia menilai aksi ini sejalan dengan visi Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pelayanan publik.
"Saya mengapresiasi langkah yang diambil Lapas Luwuk. Kegiatan 'MBG Ala Lapas' ini menunjukkan seluruh jajaran Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah memiliki visi yang sama, yaitu membangun sistem yang berintegritas, humanis, dan fokus pada pelayanan masyarakat," tegas Bagus.
"Ini adalah bukti nyata bahwa Lapas bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga bagian dari masyarakat yang aktif berbagi dan peduli,” tambahnya.
Inisiatif positif ini diharapkan terus dilakukan secara berkala. Lapas Luwuk berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan memperkuat citra bahwa Lapas adalah institusi yang humanis, berintegritas, dan peduli terhadap kesejahteraan publik.