Malam Ta'aruf STQH XXVIII, Ini Kata Kakanwil Kemenag Sulteng

Terbit : 23 June 2025
Font +
Font -

POSO, RC - "Malam Ta'aruf bukan sekedar seremoni, dia adalah jembatan hati ruang saling mengenal sebelum berlomba" kata Plt. Kakanwil Kemenag Sulteng, H. Muchlis saat memberi sambutan pada Malam Ta'aruf Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) XXVIII tingkat Prov. Sulawesi Tengah di Gedung Torolemba Rujab Bupati Poso, Minggu (22/6/2025).

Mengutip Qs. Al-Hujuraat ayat 13, Kakanwil mengatakan ayat ini mengajarkan bahwa saling mengenal nilai dasar dari hidup bersama termasuk saat menjelang pelaksanan STQH di Poso kita perlu saling mengenal.

"Malam ini kita saling mengenal bukan hanya nama dan asal tapi mengenal hati, nilai, cahaya yang dititipkan Allah SWT lewat ayat suci Al-Qur'an," ungkapnya dilansir dari laman sulteng.kemenag.go.id.

Kakanwil berharap kegiatan ini bukan sekedar bertukar cendera mata tapi yang paling utama kita saling mengenal antar personal dan tujuan kita bersama, sehingga harapan pelaksanaan STQH akan tercapai.

"Malam ini kita eratkan silaturahmi antara kita karena dari taaruf, lahir empati dan dari empati lahir sportivitas," ujarnya

Muchlis mengingatkan STQH ini bukan semata ajang perlombaan, dia adalah momentum syiar dakwah, momentum untuk menempa diri, memperkuat nilai-nilai Qur'ani dan menanamkan karakter sejati yang menjadi fondasi kehidupan yakni jujur, rendah hati dan siap menerima takdir Allah dengan lapang dada.

"STQH Ajang yang menyuarakan keindahan Islam melalui Tilawah, hafalan, tafsir dan pemahaman hadits," jelasnya.

H. Muchlis mengajak semua menjadikan setiap langkah di Poso ini sebagai ladang pahala dan untuk menguatkan persaudaraan.

"Olehnya jangan hanya mengejar piala namun kejarlah ridha Allah dan keberkahan, kalau menang bersyukurlah dan kalau kalah perbaikilah masih ada waktu untuk berbenah," sambungnya.

Kakanwil mengapresiasi tinggi pada pemerintah Kabupaten Poso yang menjadi tuan rumah yang baik, ramah dan penuh semangat. Dirinya berterima kasih kepada semangat Ibu Bupati dan Wakil Bupati Poso dalam menyukseskan pelaksanaan STQH serta pada masyarakat Poso yang ikut memberikan dukungan yang luar biasa dengan tidak melihat etnis dan agama.

"Semoga Poso menjadi saksi bahwa Al-Qur'an mampu mempersatukan hati yang dulu bercerai kini menjadi satu dalam cinta dan damai," tutupnya.

Berita ini telah dibaca 3 kali
Font +
Font -
cross