Mulai 1 Juni, Pemkot Palu Uji Coba Jalur Dua Arah di Jembatan 1 dan Jembatan 3 

Terbit : 19 May 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Pemerintah Kota Palu akan memberlakukan uji coba jalur dua arah di sejumlah ruas jalan strategis mulai 1 Juni 2026. Kebijakan tersebut diterapkan di kawasan Jembatan 1 yang menghubungkan Jalan Gajah Mada dan Jalan Sultan Hasanuddin, serta Jembatan 3 di Jalan Wahid Hasyim.

Dilansir dari palukota.go.id, rencana tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, bersama sejumlah pihak di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa (19/05/2026).

Hadianto mengatakan, pemerintah kota telah menyelesaikan kajian terkait pembukaan jalur dua arah pada sejumlah ruas yang selama ini menerapkan sistem satu arah.

“Setelah dilakukan kajian terkait rencana pemerintah kota untuk membuka jalur dua arah di beberapa ruas yang selama ini satu arah, seperti di Jalan Wahid Hasyim dan Jalan Gajah Mada Jembatan 1, kita sudah mendapatkan hasil bahwa pembukaan dua jalur ini bisa diterapkan,” kata Hadianto.

Menurutnya, penerapan skema baru tersebut akan diuji coba terlebih dahulu untuk melihat efektivitasnya terhadap arus lalu lintas di kawasan tersebut.

“Nanti dalam uji coba kita akan terus memantau, apakah pelaksanaan pembukaan dua jalur ini betul-betul efektif atau tidak,” ujarnya.

Pemkot Palu menilai perubahan skema lalu lintas diperlukan karena masih banyak pengendara yang melanggar arus demi mempersingkat perjalanan, khususnya di kawasan Jembatan 1 dan Jalan Wahid Hasyim.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu ketertiban lalu lintas.

“Karena kita bisa lihat, masyarakat yang mau lewat arah Jembatan 1 kadang-kadang tidak sabar akhirnya melakukan pelanggaran arah, dan itu menjadi perhatian. Begitu juga masyarakat dari Wahid Hasyim yang kadang-kadang melanggar arah,” jelasnya.

Selain meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, Pemkot Palu juga berharap kebijakan jalur dua arah dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di kawasan Palu Barat.

Berita ini telah dibaca 7 kali
Font +
Font -
cross