Pastikan Layanan Saat Arus Mudik, Plt Kadis Kesehatan Morut Cek Posko dan Puskesmas Rawat Inap

Terbit : 17 March 2026
Font +
Font -

MORUT, RC — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali Utara, Arif Paskal Pokonda, meninjau sejumlah posko mudik Lebaran serta puskesmas rawat inap di jalur strategis Trans Sulawesi, guna memastikan kesiapan pelayanan kesehatan selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Peninjauan dilakukan di Posko Lembontonara dan Posko Beteleme, serta UPT Puskesmas Tomata dan UPT Puskesmas Beteleme. Posko tersebut merupakan bagian dari posko terpadu yang melibatkan berbagai unsur, di antaranya tenaga kesehatan, Polri, TNI AD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Damkar.

Dalam kunjungan itu, Arif berdialog langsung dengan petugas yang berjaga di posko. Berdasarkan laporan petugas, hingga saat ini belum ada pemudik yang memerlukan pelayanan kesehatan di lokasi tersebut.

Meski demikian, Arif menekankan pentingnya kesiapsiagaan petugas serta kelengkapan sarana dan prasarana medis di posko.

“Siapkan alat tensi, peralatan medis sederhana, serta obat-obatan darurat di posko agar jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat langsung ditangani di tempat,” ujarnya.

Ia juga meminta petugas posko menghimpun seluruh kontak sopir ambulans desa untuk mempermudah koordinasi dalam kondisi darurat.

“Sebaiknya semua kontak sopir ambulans desa dihimpun di posko. Jika perlu, buatkan grup WhatsApp agar koordinasi lebih cepat ketika ada kondisi darurat,” katanya.

Arif turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas lintas sektor yang terlibat dalam pelayanan masyarakat selama masa mudik Lebaran.

Usai meninjau posko, Arif melanjutkan kunjungan ke UPT Puskesmas Tomata dan UPT Puskesmas Beteleme yang merupakan puskesmas rawat inap di jalur poros Trans Sulawesi. Di kedua fasilitas kesehatan tersebut, ia memastikan kesiapan tenaga medis, sarana prasarana, serta ketersediaan obat-obatan selama periode libur Lebaran.

Ia juga meminta petugas segera mengajukan permintaan jika terdapat kekurangan obat agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Jika ada kekurangan obat-obatan, segera ajukan permintaan ke gudang Dinas Kesehatan supaya pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat,” tegasnya.

Selain berdialog dengan tenaga kesehatan, Arif juga menyempatkan diri mengunjungi pasien yang tengah dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendengar langsung pengalaman mereka terkait pelayanan yang diberikan.

Menurut Arif, kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal sekaligus memberi motivasi kepada tenaga kesehatan yang bertugas selama masa libur Lebaran.

“Kami ingin memberikan semangat kepada tenaga kesehatan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Memang masih ada beberapa kekurangan yang ditemukan, tetapi kami akan terus berbenah demi memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Morowali Utara,” pungkasnya.

Berita ini telah dibaca 35 kali
Font +
Font -
cross