
PALU, RC – Pemerintah Kota Palu bersama Bank BTN menyerahkan rompi identitas yang dilengkapi barcode atau QR code kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Baruga Street Food dan sekitarnya, Senin (8/6/2026). Program ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat identitas pelaku usaha sekaligus mendorong percepatan digitalisasi UMKM di Kota Palu.
Penyerahan rompi dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Palu yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo. Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu Rahmad Mustafa, Kepala Bank BTN Kantor Cabang Palu Sigit Sulistiyo, serta sejumlah pejabat dan pihak terkait lainnya.
Sekda Irmayanti mengatakan pemberian rompi identitas merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Bank BTN dalam mendukung pengembangan UMKM agar lebih profesional, mudah dikenali masyarakat, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
“Dengan adanya rompi ini, masyarakat akan lebih mudah mengenali pelaku UMKM yang telah terdata dan menjadi bagian dari ekosistem usaha yang dibina,” ujar Irmayanti dilansir dari palukota.go.id.
Ia menjelaskan, rompi yang dibagikan tidak hanya berfungsi sebagai atribut kerja, tetapi juga menjadi identitas resmi bagi pelaku usaha. Setiap rompi telah dilengkapi barcode atau QR code yang terintegrasi dengan data pelaku UMKM.
Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai pelaku usaha sekaligus melakukan transaksi secara digital dengan lebih mudah dan aman.
“Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mendorong digitalisasi UMKM. Masyarakat dapat mengetahui informasi pelaku usaha melalui barcode yang tersedia, sekaligus memanfaatkan sistem pembayaran digital yang telah disiapkan,” jelasnya.
Menurut Irmayanti, jumlah pelaku UMKM di Kota Palu saat ini mencapai sekitar 3.000 usaha yang tersebar di berbagai wilayah. Pada tahap awal, sebanyak 900 rompi identitas akan didistribusikan kepada para pelaku UMKM.
Ia menilai program tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin mengarah pada penggunaan teknologi digital.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Semakin banyak transaksi digital yang dilakukan, maka semakin besar pula dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” katanya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Palu dan Bank BTN, para pelaku UMKM diharapkan memiliki identitas usaha yang lebih jelas, semakin profesional dalam menjalankan usaha, serta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.