
BANGGAI LAUT, RC – Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa menyetujui penambahan tenaga penyuluh Keluarga Berencana (KB), khususnya untuk wilayah Kecamatan Bokan Kepulauan. Kebijakan tersebut diambil setelah menerima laporan bahwa jumlah penyuluh KB di Banggai Laut saat ini tersisa 12 orang.
Persetujuan itu disampaikan Sofyan saat makan siang bersama Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah Nuryamin dan jajaran di Bontolan, Rabu (2/9/2026).
“Buatkan usulannya dengan nama-namanya, nanti saya setujui,” ujar Sofyan dilansir dari laman Kemendukbangga Sulteng.
Kekurangan tenaga penyuluh KB menjadi perhatian karena masih terdapat wilayah di Kecamatan Bokan Kepulauan yang belum memiliki tenaga penyuluh. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan pelaksanaan pelayanan dan pendampingan program KB di masyarakat.
Sebelumnya pada hari yang sama, Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulteng Irmawati juga meminta dukungan DPRD Banggai Laut untuk mendorong penambahan tenaga penyuluh KB melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Permintaan itu disampaikan Irmawati saat kegiatan pembinaan penyuluh KB di Kecamatan Banggai Utara.
Menurut Irmawati, jumlah penyuluh KB yang tersedia saat ini belum ideal untuk menjangkau seluruh wilayah di Banggai Laut. Dari tujuh kecamatan, kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 21 penyuluh atau tiga orang untuk setiap kecamatan.
“Ada satu wilayah di Kecamatan Bokan Kepulauan yang tidak ada teman penyuluh di sana. Karena penyuluh kita tinggal 12 orang. Paling tidak, di tujuh kecamatan harusnya total penyuluh ada 21 orang,” kata Irmawati.
Ia berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat memberikan dukungan agar kekurangan tenaga tersebut bisa dipenuhi, termasuk melalui penambahan tenaga PPPK paruh waktu.
Dukungan terhadap penambahan penyuluh KB juga disampaikan anggota DPRD Banggai Laut dari daerah pemilihan Kecamatan Bokan Kepulauan, Fauzan.
Fauzan mengatakan laporan mengenai kekurangan tenaga penyuluh KB akan menjadi bahan untuk dibahas dalam agenda rapat DPRD Banggai Laut.
“Kami sangat berharap dengan laporan seperti ini, agar kami bisa tindaklanjuti di agenda rapat dewan nanti. Semoga nantinya penyuluh-penyuluh KB dapat di-cover di anggaran yang akan datang,” ujarnya.
Fauzan juga mengaku baru pertama kali bertemu langsung dengan para penyuluh KB se-Kabupaten Banggai Laut melalui kegiatan tersebut.
Dengan adanya dukungan pemerintah daerah dan DPRD, penambahan tenaga penyuluh KB diharapkan dapat memperkuat pelayanan program KB hingga ke wilayah kepulauan, termasuk Kecamatan Bokan Kepulauan yang masih kekurangan tenaga penyuluh.