
PALU, RC – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri merotasi 229 personel yang terdiri atas perwira menengah (Pamen), perwira pertama (Pama), hingga bintara. Mutasi tersebut dilakukan untuk penyegaran organisasi sekaligus memenuhi kebutuhan personel, termasuk mengisi struktur Polres Banggai Laut yang baru dan mengukuhkan pejabat di Polresta Banggai.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel.
"Sebanyak 229 personel jajaran Polda Sulawesi Tengah dirotasi. Mutasi di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai penyegaran organisasi sekaligus pengisian personel di Polres Banggai Laut dan pengukuhan personel Polresta Banggai," kata Achmad Muhaimin dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sulawesi Tengah Nomor ST/566 hingga ST/569 tertanggal 29 Juli 2026. Surat keputusan itu ditandatangani Karo SDM Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Anton Sudjarwo.
Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian. Jabatan Koorspripim Polda Sulawesi Tengah yang sebelumnya kosong kini diisi AKBP M. Ryan Citra Yudha Siregar, menggantikan posisi yang belum terisi. Sementara jabatan Kasubdit 4 Ditreskrimum Polda Sulawesi Tengah yang sebelumnya diemban Ryan kini dipercayakan kepada Kompol Yusuf Tauziri.
Rotasi juga dilakukan di jajaran kewilayahan. Wakapolres Banggai Kompol Frengky Rey dipromosikan menjadi Kabagbinopsnal Ditressiber Polda Sulawesi Tengah.
Selain itu, sebanyak 34 pejabat di Polresta Banggai, mulai dari Kabagops, Kasat, Kapolsek hingga Kasubbag, dikukuhkan dalam jabatan masing-masing.
Dalam mutasi tersebut, Polda Sulawesi Tengah juga menempatkan 116 personel untuk mengisi struktur organisasi Polres Banggai Laut. Jabatan Wakapolres dipercayakan kepada Kompol Maikun, sedangkan Kasat Reskrim dijabat Iptu I Kadek Putra Trisnawa dan Kasat Lantas diisi AKP Moh. Devan N. Habie.
Achmad Muhaimin menegaskan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya meningkatkan kinerja organisasi.
"Mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus untuk meningkatkan kinerja organisasi agar pelayanan Polri kepada masyarakat semakin optimal," ujarnya.