
TOUNA, RC – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tojo Una Una kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri dengan menjual beras SPHP dan minyak goreng bersubsidi kepada masyarakat di Kecamatan Ampana Kota, Rabu (15/7/2026). Program tersebut merupakan upaya Polri membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita itu dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Tojo Una Una, AKP Agus Habibie, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan membeli bahan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Dalam kegiatan tersebut, Sat Binmas menyediakan dua komoditas utama, yakni Beras SPHP dan Minyak Kita kemasan satu liter.
Untuk Beras SPHP, stok awal yang disiapkan sebanyak 590 kilogram atau 103 karung. Hingga kegiatan berakhir, sebanyak 115 kilogram atau 23 karung telah terjual, sementara 475 kilogram atau 76 karung masih tersedia.
Sedangkan Minyak Kita disediakan sebanyak 272 liter. Dari jumlah tersebut, 68 liter berhasil terjual dan menyisakan 204 liter.
Kasat Binmas Polres Tojo Una Una, AKP Agus Habibie, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu program Polri yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu, program tersebut juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi di daerah.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Tojo Una Una," ujar AKP Agus Habibie dikutip dari laman Polres Tojo Una-Una.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah akan terus menjadi salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Kecamatan Ampana Kota yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli beras dan minyak goreng bersubsidi dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Dukungan masyarakat diharapkan dapat memperkuat keberhasilan program dalam menjaga keterjangkauan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.