
PALU, RC – Jelang peringatan Hari Anak Nasional 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menerima kunjungan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Sulawesi Tengah melalui program "DWP Mengajar: Relaksasi Bersama LPKA Ceria", Kamis (16/7/2026).
Dikutip dari laman Ditjenpas, kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi, motivasi, dan pendampingan psikologis bagi anak binaan agar tetap optimistis menjalani masa pembinaan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Kegiatan menghadirkan psikolog klinis Ade Sintya Indrayani yang memandu sesi relaksasi dan pengelolaan emosi. Anak binaan diajak mengikuti terapi relaksasi melalui teknik pernapasan, membangun rasa percaya diri, menyusun harapan baru, serta berpartisipasi dalam berbagai aktivitas interaktif yang berlangsung hangat dan penuh antusias.
Kepala LPKA Kelas II Palu yang diwakili Kepala Seksi Pembinaan, Andi Nuryadin, mengapresiasi kepedulian DWP BMPR Provinsi Sulawesi Tengah terhadap pembinaan anak binaan.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Kehadiran Ibu-Ibu DWP menjadi pemantik semangat baru bagi anak-anak kami agar mereka merasa tetap disayangi dan didukung oleh masyarakat luas," ujar Andi Nuryadin.
Sementara itu, Ketua DWP BMPR Provinsi Sulawesi Tengah, Imawaty Faidul, mengatakan seluruh anak, termasuk anak binaan, memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih baik.
"Melalui program 'DWP Mengajar' ini, kami ingin berbagi energi positif. Jangan berkecil hati, masa depan kalian masih membentang luas dan kami hadir untuk merangkul serta memotivasi kalian," katanya.
Selain sesi motivasi dan pendampingan psikologis, DWP BMPR Provinsi Sulawesi Tengah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada anak binaan sebagai bentuk kepedulian. Sebagai bentuk apresiasi, LPKA Palu menyerahkan plakat penghargaan kepada DWP BMPR atas dukungan dan kontribusinya terhadap program pembinaan anak binaan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Palu diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari kedua belah pihak, kemudian ditutup dengan foto bersama. Suasana penuh keakraban dan keceriaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.
LPKA Kelas II Palu berharap momentum Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam memberikan dukungan moral, psikologis, dan sosial bagi anak binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.