
DONGGALA, RC – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Donggala memanen 40 kilogram ikan lele dari kolam budidaya di dalam area rutan, Kamis (26/2/2026) lalu. Kegiatan panen dipimpin langsung Kepala Rutan Donggala, Rusli Suryadi.
Panen tersebut merupakan hasil program pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan lahan kosong di lingkungan rutan. Area yang sebelumnya tidak terpakai kini difungsikan sebagai kolam perikanan dan lahan perkebunan produktif dengan melibatkan petugas dan warga binaan.
Rusli Suryadi bersama jajaran turun langsung meninjau proses panen. Puluhan kilogram lele berhasil diangkat dari kolam setelah melalui perawatan selama beberapa bulan terakhir.
“Alhamdulillah, hari ini kita berhasil memanen 40 kilogram ikan lele. Ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif. Dengan pengelolaan yang baik, area kosong pun bisa memberikan nilai manfaat,” ujar Rusli dilansir dari ditjenpas.go.id.
Ia menambahkan, program budidaya lele tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Donggala, Musral, menyatakan kegiatan produktif tersebut turut berdampak positif terhadap situasi keamanan di dalam rutan.
Menurutnya, pembinaan kemandirian efektif menjaga stabilitas karena warga binaan memiliki aktivitas yang bermanfaat sehingga tingkat kejenuhan dapat ditekan dan suasana blok hunian menjadi lebih kondusif.
Ke depan, hasil panen lele akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi di dalam rutan sekaligus memperkuat keterampilan wirausaha warga binaan.