FOTO/BKKBN SULTENG

Skrining Gratis untuk 100 Anak di Palu, BKKBN Ajak Orang Tua Peduli Tumbuh Kembang Anak

Terbit : 22 July 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Sebanyak 100 anak usia 1–12 tahun mendapat layanan kesehatan gratis dalam kegiatan kolaborasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tengah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Tengah dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Sulawesi Tengah di halaman Kantor Wali Kota Palu, Minggu (19/7/2026).

Layanan yang diberikan meliputi skrining tumbuh kembang dan konseling kesehatan oleh tim IDAI Cabang Sulawesi Tengah, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan aplikasi topikal fluoride oleh PDGI Wilayah Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan konseling Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satyagatra).

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap layanan serupa dapat terus dilakukan karena memberikan manfaat langsung bagi anak dan orang tua.

"Luar biasa BKKBN. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Anak-anak mendapatkan pelayanan sehingga ke depan mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang lebih cerdas dan lebih sehat," ujar Reny dikutip dari laman BKKBN Sulteng.

Menurut Reny, pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi langkah penting untuk memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan berkembang secara optimal. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengasuhan anak membutuhkan keterlibatan kedua orang tua, termasuk peran aktif seorang ayah.

"Tanpa peran ayah, pengasuhan tidak sempurna," tegas mantan Wakil Wali Kota Palu periode 2021–2025 tersebut.

Program TAMASYA yang diperkenalkan dalam kegiatan itu merupakan bagian dari upaya pendampingan keluarga yang dijalankan BKKBN. Layanan yang diberikan selaras dengan dua dari empat layanan utama program tersebut, yakni pemantauan tumbuh kembang anak dan layanan rujukan untuk memberikan akses terhadap pelayanan khusus sesuai kebutuhan anak.

Selain memberikan layanan bagi anak, panitia juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi orang tua yang mendampingi, berupa pengecekan tekanan darah dan gula darah sewaktu bekerja sama dengan Parahita. Setelah mengikuti rangkaian pemeriksaan, anak-anak menerima suvenir yang disiapkan BKKBN Perwakilan Sulawesi Tengah dengan dukungan ChilGo dan Gramedia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, Ketua IDAI Cabang Sulawesi Tengah dr. Andi Amsyar Praja, Ketua PDGI Wilayah Sulawesi Tengah drg. Lutfiah Sahabuddin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Palu Ridwan Mustapa, para penyuluh keluarga berencana, serta pendamping dan pengasuh Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).

Berita ini telah dibaca 5 kali
Font +
Font -
cross