Teken MoU dengan GIWEH, Ilham Lawidu Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Tanah Sivia Patuju

Terbit : 3 May 2025
Font +
Font -

TOUNA, RC - Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu melakukan Penandatanganan Kesepakatan bersama dengan The Global Institute For Water, Environment And Health (GIWEH). Bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati, Jumat (2/5/2025).

Penandatanganan tersebut terkait pembangunan berkelanjutan melalui eco-city, pariwisata, pertanian, dan pengembangan ekonomi lainnya. Ruang lingkup dari kesepakatan bersama ini meliputi:
- Dukungan kebijakan, kelembagaan dan koordinasi lintas sektor dari pemerintah daerah.
- Integrasi program kedalam rencana pembangunan daerah.
- Dukungan teknis, pelatihan dan pendampingan oleh GIWEH.
- Komitmen pembiayaan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing pihak.

Dilansir dari laman tojounauna.go.id, Bupati Ilham Lawidu mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada direktur GIWEH beserta jajaran yang telah berkenan hadir di Tanah Sivia Patuju.

Bupati menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mengembangkan daerah secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ia juga menyambut baik kesepakatan bersama ini sekaligus menjadikan momentum penting dalam membuka jalan menuju masa depan pembangunan berkelanjutan di Tanah Sivia Patuju.

Bupati menyoroti investor asing tersebut yang dinilai sangat serius dalam kerja sama ini, hal itu dibuktikan dengan hadirnya beliau selama beberapa hari di Kabupaten Tojo Una-Una dan mengunjungi beberapa wilayah yang sangat menarik perhatiannya, antara lain: Pulau papan, Pantai Marina, Pantai Tete B, Pulau Pangempa.

Bupati berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sesuai dengan apa yang diinginkan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una.

Sebelumnya, Direktur GIWEH Nidal Salim mengatakan bahwa penandatanganan kesepakatan bersama ini menandai awal dari kolaborasi strategis untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, melalui pendekatan Eco-City, penguatan sektor pariwisata dan pertanian serta pengembangan ekonomi lokal yang ramah lingkungan dan inklusif.

Ia menambahkan kemitraan ini adalah bentuk nyata dari kerja bersama lintas sektor untuk mengatasi tantangan iklim dan meningkatkan ekonomi lokal.

Berita ini telah dibaca 7 kali
Font +
Font -
cross