Tim Resmob Polres Touna Ringkus Pelaku Pencurian Ternak di Ampana

Terbit : 12 March 2026
Font +
Font -

TOUNA, RC — Tim Resmob Satreskrim Polres Tojo Una-Una berhasil mengungkap kasus pencurian ternak yang meresahkan warga di wilayah Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una.

Seorang pria berinisial REN (43), warga Kelurahan Uentanaga Atas, diamankan petugas pada Kamis dini hari (12/3/2026) setelah diduga membawa kabur tiga ekor sapi milik warga.

Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya melalui Kasat Reskrim AKP Syarif menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari laporan kehilangan yang diajukan korban Moh. Gasim U. Siraj, seorang petani asal Desa Sabulira Toba.

Menurut AKP Syarif, tim mulai bergerak pada Rabu malam (11/3/2026) sekitar pukul 22.00 Wita setelah menerima laporan pencurian ternak dari masyarakat.

“Sekitar pukul 00.00 Wita tim mendapatkan informasi bahwa sapi hasil curian berada di wilayah Desa Bambalo, Kecamatan Tojo Barat. Dari informasi tersebut identitas pelaku mengarah kepada REN,” ujar AKP Syarif dilansir dari polrestouna.com.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku, tim Resmob langsung bergerak menuju kediaman tersangka di Kelurahan Uentanaga Atas. Sekitar pukul 01.00 Wita, petugas berhasil mengepung rumah pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mengambil tiga ekor sapi milik korban tanpa sepengetahuan pemiliknya. Hewan ternak tersebut kemudian dimuat ke dalam mobil pikap untuk dibawa ke Desa Bambalo dengan rencana akan diperjualbelikan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga ekor sapi milik korban serta satu unit mobil pikap Suzuki Mega Carry warna hitam yang digunakan untuk mengangkut ternak.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Tojo Una-Una untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

AKP Syarif juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik ternak, agar lebih waspada dalam mengawasi hewan peliharaan mereka, terutama pada malam hari yang rawan terjadi tindak pencurian.

Berita ini telah dibaca 14 kali
Font +
Font -
cross