Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Bangkep Gelar Sispamkota

Terbit : 16 October 2025
Font +
Font -

BANGKEP, RC - Kepolisian Resor Banggai Kepulauan (Polres Bangkep) mematangkan kesiapsiagaan operasional melalui pelaksanaan Geladi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), Selasa (14/10/2025).

Latihan yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bangkep, Kompol Maikun ini dalam rangka mempersiapkan seluruh personel agar mampu bertindak cepat, profesional, dan terukur dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kompol Maikun menjelaskan bahwa Sispamkota merupakan agenda wajib untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan taktis serta teknis personel di lapangan.

Pelatihan ini melibatkan ratusan personel dari berbagai satuan, termasuk Tim Negosiator, Peleton Pengendalian Massa (Dalmas) Awal dan Lanjut, Tim Penyelidikan (Lidik), Tim Penegakan Hukum (Gakkum), dan pengamanan internal.

“Tujuan utama dari geladi Sispamkota ini adalah memastikan bahwa seluruh satuan tugas yang terlibat, mulai dari Dalmas hingga Gakkum, memahami betul peran, fungsi, dan prosedur standar operasional (SOP) saat menghadapi situasi darurat atau massa yang membutuhkan penanganan khusus. Ini adalah bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Bangkep,” ujar Kompol Maikun.

Tercatat Peleton Dalmas Awal dihadiri 20 personel dari total 35 personel, sementara Peleton Dalmas Lanjut I dan II masing-masing dihadiri 22 dan 25 personel.

Meskipun ada sejumlah personel yang tidak hadir karena tugas, sakit, atau izin, pelatihan tetap berjalan fokus dengan simulasi sesuai skenario pengamanan kota. Setiap personel dilatih untuk bersinergi dan menggunakan peralatan secara efektif.

Personel yang terlibat dalam latihan ini berasal dari berbagai fungsi, termasuk Reskrim, Lantas, Polairud, Intelkam, hingga Samapta, menunjukkan pendekatan terpadu (inter-agency) yang diterapkan Polres Bangkep.

Kabag Ops menekankan pentingnya peran Tim Negosiator dalam mengedepankan langkah persuasif sebelum menggunakan upaya penanganan yang lebih tegas. Latihan ini juga mencakup kesiapsiagaan kendaraan taktis (Rantis) dan tim pendukung seperti PAM Lalin.

Berita ini telah dibaca 16 kali
Font +
Font -
cross