
PARIMO, RC – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mendorong kawasan Toboli, Kabupaten Parigi Moutong, menjadi salah satu ikon wisata kuliner Sulawesi Tengah. Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Festival Kuliner Lalampa Toboli yang digelar di kawasan eks Jembatan Timbangan Toboli, Minggu (7/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyatakan dukungannya agar Festival Kuliner Lalampa Toboli ditetapkan sebagai agenda tahunan yang mendapat dukungan berkelanjutan dari pemerintah. Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi kuliner khas daerah, tetapi juga mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perekonomian masyarakat.
“Insyaallah saya setuju festival ini dijadikan event tahunan. Pemerintah akan memberikan dukungan agar kegiatan ini terus berkembang dan semakin dikenal luas,” kata Anwar Hafid dilansir dari biroadpim.sultengprov.go.id.
Gubernur menilai Lalampa Toboli yang telah dikenal luas dan tersedia setiap hari merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata kuliner unggulan Sulawesi Tengah.
“Hebatnya di Toboli ini, lalampa tersedia setiap hari. Ini merupakan potensi besar yang harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, Anwar Hafid mendorong pembangunan berbagai fasilitas penunjang, seperti rest area, tempat ibadah, pusat UMKM, dan sarana pendukung lainnya. Menurutnya, Toboli memiliki posisi strategis sebagai titik persinggahan bagi pengguna jalur Trans Sulawesi.
“Kita ingin Toboli menjadi tempat singgah yang nyaman. Orang tidak hanya datang untuk membeli lalampa, tetapi juga beristirahat dan menikmati suasana yang ada di sini,” katanya.
Selain itu, Gubernur juga mengusulkan pembangunan ikon atau landmark Lalampa Toboli guna memperkuat identitas kawasan sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di Sulawesi Tengah.
Ia turut mengapresiasi keramahan masyarakat Toboli yang dinilai menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Keramahan masyarakat adalah kekuatan yang harus terus dijaga. Orang akan senang singgah dan kembali datang ketika merasa nyaman dan diterima dengan baik,” ungkapnya.
Gubernur berharap Lalampa Toboli semakin dikenal luas dan dapat menjadi salah satu kuliner khas Sulawesi Tengah yang diperkenalkan dalam berbagai kegiatan maupun saat menerima tamu dari luar daerah.
Festival Kuliner Lalampa Toboli yang mengusung tema “Warisan Budaya, UMKM Berdaya, Generasi Berkarya” merupakan bagian dari upaya pelestarian warisan budaya sekaligus penguatan daya saing UMKM lokal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, para camat dan kepala desa, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.