UIN Datokarama Dampingi 2.545 UMKM di Sulteng Raih Sertifikat Halal

Terbit : 27 July 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu melalui Pusat Pendampingan Produk Halal pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) terus memperkuat pendampingan bagi pelaku usaha di Sulawesi Tengah untuk memperoleh sertifikat halal. Hingga saat ini, sebanyak 2.545 pelaku usaha telah berhasil memperoleh sertifikasi halal melalui program pendampingan tersebut.

Kepala Pusat Pendampingan Produk Halal LPPM UIN Datokarama, Siti Rabiatul Adawiyah, mengatakan pihaknya secara aktif mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat memperoleh sertifikat halal secara gratis dan efisien.

"Dengan memiliki sertifikat halal, produk IKM, UKM, dan UMKM memiliki peluang lebih besar masuk ke pasar yang lebih luas serta meningkatkan kepercayaan konsumen," kata Siti Rabiatul Adawiyah dilansir dari laman UIN Datokarama.

Menurut perempuan yang akrab disapa Wiwi itu, pada tahun sebelumnya UIN Datokarama bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) merekrut 116 pendamping proses produk halal. Dengan penambahan tersebut, kini UIN Datokarama memiliki sekitar 200 tenaga pendamping yang bertugas membantu pelaku usaha mengurus sertifikasi halal.

Pendampingan tidak hanya dilakukan dalam proses pengajuan sertifikat, tetapi juga melalui sosialisasi kepada pelaku usaha di berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Untuk memperluas jangkauan program, UIN Datokarama menggandeng pemerintah daerah sebagai mitra strategis.

Salah satu bentuk kerja sama dilakukan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu. Melalui sinergi tersebut, UIN Datokarama memberikan sosialisasi kepada sekitar 20 pelaku usaha di Kota Palu yang produknya belum memiliki sertifikat halal.

Wiwi menilai keberadaan sertifikat halal memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha. Selain meningkatkan kepercayaan konsumen, sertifikasi halal juga menjadi syarat penting agar produk lokal dapat dipasarkan di ritel modern, pusat oleh-oleh, hingga menjangkau pasar yang lebih luas.

Ia menegaskan, UIN Datokarama berkomitmen menjadikan perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan usaha dan peningkatan daya saing produk lokal.

Program pendampingan sertifikasi halal tersebut diharapkan mampu mendorong semakin banyak UMKM di Sulawesi Tengah memiliki produk yang berdaya saing dan memenuhi standar jaminan produk halal, sehingga mampu memperluas akses pasar di tingkat regional maupun nasional.

Berita ini telah dibaca 5 kali
Font +
Font -
cross