Unismuh Palu Lepas 200 Mahasiswa KKN, Rektor: Jadilah Solusi bagi Masyarakat

Terbit : 6 August 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, secara resmi melepas 200 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong.

Prof. Rajindra menegaskan bahwa seluruh peserta KKN merupakan duta kampus yang membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Palu selama menjalankan pengabdian di lokasi penempatan. Karena itu, mahasiswa diminta menjaga etika, disiplin, integritas, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

"Jagalah nama baik Universitas Muhammadiyah Palu. Tunjukkan sikap santun, bertanggung jawab, dan jadilah teladan di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa harus memberikan manfaat nyata serta menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," pesan Prof. Rajindra dilansir dari laman Unismuh Palu..

Sebanyak 200 mahasiswa tersebut akan ditempatkan di 18 posko yang tersebar di dua kabupaten. Rinciannya, tujuh posko di Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala; lima posko di Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong; empat posko di Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong; serta dua posko di Kampus II Universitas Muhammadiyah Palu di Kabupaten Donggala.

Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program pengabdian yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, administrasi pemerintahan desa, hingga penguatan literasi digital.

Prof. Rajindra menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun kolaborasi dengan masyarakat serta menciptakan program yang berkelanjutan.

Ia berharap mahasiswa mampu mengidentifikasi potensi daerah, memberdayakan masyarakat, dan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal sehingga keberadaan mereka memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.

Program KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan kepedulian sosial.

Universitas Muhammadiyah Palu secara konsisten menjadikan KKN sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa yang unggul, profesional, dan berakhlak mulia. Penekanan Prof. Rajindra agar mahasiswa menjaga nama baik almamater sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat sejalan dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan di Unismuh Palu.

Berita ini telah dibaca 7 kali
Font +
Font -
cross