FOTO/HUMAS RUTAN PALU

Warga Binaan Rutan Palu Kini Bisa Lanjut Sekolah hingga Raih Ijazah

Terbit : 14 July 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palu resmi meluncurkan program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan dan pembinaan selama menjalani masa pidana. Program tersebut mulai dilaksanakan di Aula Pogombo Rutan Palu, Senin (13/7/2026).

Kepala Rutan Kelas IIA Palu, Wachid Kurniawan Budi Santoso, mengatakan program ini merupakan implementasi salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang bertujuan memberikan akses pendidikan kepada warga binaan agar memiliki bekal saat kembali ke masyarakat.

"Pendidikan adalah hak segala bangsa, tidak terkecuali bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pidana di dalam rutan. Kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan bekal pendidikan yang layak agar siap kembali ke masyarakat nantinya," ujar Wachid dikutip dari ditjenpas.go.id.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Rutan Palu bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nosarara Nosabatutu yang menyediakan tenaga pengajar dan bahan ajar.

Pada tahap awal, program diikuti lima warga binaan yang terbagi dalam tiga jenjang pendidikan, yakni Paket A setara Sekolah Dasar (SD) sebanyak satu peserta, Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP) tiga peserta, dan Paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA) satu peserta. Jumlah peserta diperkirakan akan bertambah seiring proses pendataan yang masih dilakukan petugas.

Salah seorang peserta program, Rahmat, mengaku bersyukur mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan yang sempat terhenti sebelum menjalani masa pidana.

"Saya senang sekali program ini dibuat. Saya berharap bisa melanjutkan sekolah yang tertunda dan mendapatkan ijazah," katanya.

Kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 08.30 WITA dengan bimbingan dua tutor dari PKBM Nosarara Nosabatutu, Mada dan Mita. Selama proses pembelajaran, petugas Rutan turut melakukan pengawasan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Rutan Palu berharap program pendidikan kesetaraan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga binaan, sehingga mereka memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan formal sebagai bekal meningkatkan kualitas hidup dan mempermudah proses reintegrasi sosial setelah bebas nanti.

Berita ini telah dibaca 3 kali
Font +
Font -
cross