
PALU, RC – Kementerian Agama Kota Palu bersama Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Palu menutup rangkaian program pesantren kilat bagi anak binaan, Jumat (6/3/2026) lalu.
Dikutip dari sulteng.kemenag.go.id, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang diikuti anak binaan serta para petugas pembinaan di lingkungan LPKA Palu.
Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, Ahmad Hasni mengatakan program pembinaan rohani tersebut bertujuan memberikan pendampingan spiritual bagi anak binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
Menurutnya, Kemenag Kota Palu melalui para penyuluh agama akan terus memberikan pendampingan keagamaan secara berkelanjutan bagi anak-anak di LPKA.
“Sebaik-baik manusia bukan yang tanpa kesalahan, tetapi mereka yang mau belajar dari kesalahan. Kemenag siap mendukung kegiatan pembinaan keagamaan di LPKA ke depan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, anak binaan juga mendapatkan tausiyah dari penceramah yang akrab disapa Ujang yang menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga harapan serta tidak berputus asa dalam menjalani kehidupan.
Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Palu, Welli menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Kota Palu atas dukungan dan keterlibatan penyuluh agama dalam memberikan pembinaan rohani kepada anak binaan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk membantu pembinaan mental dan spiritual anak-anak yang sedang menjalani proses pembinaan.
Pada penutupan kegiatan, panitia juga menyerahkan hadiah serta piagam penghargaan kepada sejumlah anak binaan yang menunjukkan hasil terbaik selama mengikuti pesantren kilat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai keagamaan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi anak binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.