FOTO/BASARNAS PALU

Sempat Hilang Kontak, Tiga Awak KM Balama GT 27 Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

Terbit : 15 September 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Tiga awak KM Balama GT 27 yang mengalami gangguan mesin dan sempat kehilangan kontak di perairan antara Luwuk dan Taliabu akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (14/9).

Ketiganya ditemukan oleh KM Aldaisar di koordinat 0°1'7.62"S - 124°25'24.00"E, sekitar 84 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian.

Setelah ditemukan, KM Balama GT 27 kemudian ditarik menuju daratan terdekat di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tiga awak yang berada di atas kapal tersebut masing-masing Ismail selaku nahkoda, Hasan Usman selaku kepala kamar mesin (KKM), dan La Alami.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan seluruh awak kapal berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

“Seluruh awak telah ditemukan dalam kondisi selamat. Selanjutnya, KM Balama GT 27 ditarik menuju daratan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya dilansir dari laman Basarnas Palu.

Sebelumnya, KM Balama GT 27 yang membawa tiga orang awak berangkat dari Pelabuhan Rakyat, Kabupaten Banggai, menuju Jorjoga, Kabupaten Taliabu, pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 01.00 WITA.

Sekitar pukul 12.14 WITA, kapal mengalami gangguan mesin akibat plendes atau as mesin pecah. Setelah mengalami kerusakan tersebut, kapal kemudian kehilangan kontak dan dilaporkan membutuhkan bantuan SAR.

Tim SAR Gabungan kemudian melakukan pencarian pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WITA menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) di wilayah yang telah ditentukan.

Dalam operasi pencarian tersebut, KM Aldaisar berhasil menemukan KM Balama GT 27 bersama seluruh awaknya dalam keadaan selamat.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Tim Rescue USS Banggai Laut, Syahbandar Luwuk, BPBD Banggai Laut, PMI Banggai Laut, pihak pemilik kapal, serta masyarakat.

Dengan seluruh awak telah ditemukan dalam kondisi selamat, operasi SAR selanjutnya diusulkan untuk ditutup.

Berita ini telah dibaca 3 kali
Font +
Font -
cross