
PALU – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menggelar pelatihan bagi Emergency Response Team (ERT) sebagai persiapan menghadapi Indonesian Mining Rescue Competition (IMRC). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Senin (29/6/2026), bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai skenario penyelamatan.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, didampingi Kepala Subseksi Sumber Daya. Kegiatan ini menjadi tahap awal pembekalan bagi peserta melalui penyamaan persepsi, peningkatan pengetahuan, serta penguatan keterampilan penyelamatan yang akan diterapkan dalam kompetisi maupun operasi di lapangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan pengembangan kapasitas sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam membangun tim penyelamat yang profesional dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat.
"Kegiatan ini bukan sekadar persiapan menghadapi kompetisi, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kemampuan teknis, kerja sama tim, serta budaya keselamatan dalam setiap pelaksanaan operasi penyelamatan. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal, baik saat mengikuti IMRC maupun dalam penanganan keadaan darurat di lingkungan kerja," ujar Rizal dilansir dari palu.basarnas.go.id.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai standar operasi pencarian dan pertolongan, manajemen keselamatan personel, koordinasi penanganan keadaan darurat, serta berbagai teknik penyelamatan yang menjadi bagian penting dalam kompetisi dan operasi rescue.
Indonesian Mining Rescue Competition merupakan ajang yang mempertemukan tim-tim penyelamat dari sektor pertambangan untuk menguji kemampuan teknis, kerja sama tim, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan dalam berbagai simulasi keadaan darurat.
Melalui pelatihan ini, Basarnas Palu membagikan pengalaman dan keahlian di bidang operasi pencarian dan pertolongan sebagai upaya mendukung peningkatan kapasitas personel Emergency Response Team agar lebih siap menghadapi kompetisi maupun pelaksanaan tugas penyelamatan di lingkungan kerja.