
PALU, RC – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palu menggelar edukasi dan simulasi pencegahan serta penanggulangan bahaya kebakaran di lingkungan sekolah, Jumat (29/5/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Palu tersebut melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, dan petugas keamanan sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi kebakaran. Materi yang diberikan mencakup penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, prosedur evakuasi darurat, hingga praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Kepala Bidang Penindakan Damkar Kota Palu, Farhan, S.Sos., M.Si., mengatakan edukasi dan simulasi tersebut bertujuan membekali warga sekolah dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran.
“Pelaksanaan edukasi dan simulasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai penyebab kebakaran, langkah pencegahan, prosedur evakuasi, hingga praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR),” ujar Farhan dilansir dari disdik.sultengprov.go.id.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti simulasi penanganan kebakaran. Dalam kegiatan tersebut, siswa dan guru dilatih untuk tetap tenang saat terjadi keadaan darurat, melakukan evakuasi melalui jalur yang telah ditentukan, serta memahami langkah awal penanggulangan kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi.
Damkar Kota Palu menilai kegiatan edukasi dan simulasi kebakaran di lingkungan pendidikan penting dilakukan secara berkelanjutan guna membangun budaya sadar keselamatan sejak dini serta meningkatkan kesiapan menghadapi risiko bencana.
Melalui kegiatan ini, sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, tanggap, dan siap menghadapi potensi kebakaran, sekaligus memiliki kemampuan dasar dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal secara cepat dan tepat.