FOTO/DKIPS KOTA PALU

Diah Puspita Pimpin DPD Srikandi ABPEDNAS Sulteng, Siap Perkuat Pemberdayaan Perempuan Desa

Terbit : 6 July 2026
Font +
Font -

JAKARTA, RC Hj. Diah Puspita, S.AP., M.AP., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Srikandi ABPEDNAS Provinsi Sulawesi Tengah dalam Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Pelantikan yang dipimpin Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Hashim S. Djojohadikusumo, itu diikuti jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari seluruh Indonesia. Agenda tersebut menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa.

Usai dilantik, Diah menegaskan komitmennya membangun DPD Srikandi ABPEDNAS Sulawesi Tengah menjadi organisasi yang solid dan berorientasi pada pemberdayaan perempuan desa.

"Kepercayaan ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin perempuan desa semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan," kata Diah dikutip dari palukota.go.id.

Ia mengatakan, kepengurusan DPD Srikandi ABPEDNAS Sulawesi Tengah akan memprioritaskan program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan UMKM desa, peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan organisasi masyarakat.

Menurut Diah, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan desa karena tidak hanya menjadi penggerak ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap pendidikan, ketahanan pangan, dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.

ABPEDNAS merupakan organisasi yang mewadahi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia. Organisasi ini berperan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, advokasi, dan penguatan kapasitas anggota BPD dalam menjalankan fungsi legislasi, menyalurkan aspirasi masyarakat, serta mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa.

Sementara itu, Srikandi ABPEDNAS dibentuk sebagai organisasi perempuan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan desa dan mendukung pembangunan desa yang inklusif serta berkelanjutan. Pelantikan pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia diharapkan memperkuat partisipasi perempuan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan desa.

Berita ini telah dibaca 6 kali
Font +
Font -
cross