
PALU, RC — Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan program “GEBYAR CEGAT” (Gerakan Berani Cek Kesehatan Gratis Terpadu) guna mendorong deteksi dini penyakit melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Dilansir dari Humas Dinkes Sulteng, program ini difokuskan pada peningkatan deteksi dini, khususnya penyakit tidak menular, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan gratis dan mendukung program nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pelaksanaannya akan dilakukan secara terpadu melalui skrining massal di fasilitas kesehatan, pelayanan di ruang publik seperti sekolah, pasar, kantor pemerintahan, hingga tempat ibadah, serta layanan mobile untuk menjangkau wilayah terpencil.
Selain pemeriksaan, Dinkes Sulteng juga akan mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat, gizi seimbang, dan pencegahan penyakit.
Untuk mendukung program tersebut, Dinas Kesehatan menyiapkan penguatan peran puskesmas dan tenaga kesehatan, kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa, serta pemanfaatan sistem pelaporan melalui aplikasi ASIK.
Monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara berkala guna memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan.
Sejumlah kendala seperti rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan logistik, dan gangguan sistem pelaporan turut diantisipasi melalui peningkatan sosialisasi, penguatan komitmen tenaga kesehatan, serta penyediaan cadangan logistik.
Program GEBYAR CEGAT diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Tengah secara lebih merata dan berkelanjutan.