FOTO/MOROWALIKAB.GO.ID

Doa Bersama Lintas Agama dan Sedekah Bumi Warnai Peringatan 1 Suro di Morowali

Terbit : 18 June 2026
Font +
Font -

MOROWALI, RC  Pemerintah Kabupaten Morowali menghadiri kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dan Sedekah Bumi 1 Suro 1448 Hijriah yang diselenggarakan Paguyuban Budaya Sanggar Arum di Desa Lantula Jaya, Kecamatan Witaponda, Rabu (17/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan, toleransi, dan kerukunan masyarakat lintas agama dan budaya di Kabupaten Morowali.

Dilansir dari morowalikab.go.id, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Morowali, Afridin, SH., M.SA, menyampaikan sambutan Bupati Morowali yang menekankan pentingnya menjadikan peringatan 1 Suro sebagai sarana introspeksi diri, mempererat hubungan dengan Tuhan, serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Menurut Afridin, tradisi sedekah bumi yang diwariskan para leluhur memiliki makna mendalam sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT, mulai dari kesehatan, keamanan, hasil bumi yang melimpah, hingga kehidupan yang penuh keberkahan.

Ia menilai kegiatan doa bersama lintas agama dan sedekah bumi tidak hanya memiliki nilai budaya yang kuat, tetapi juga mengandung pesan spiritual yang mampu memperkokoh persatuan dan keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman.

Afridin juga mengapresiasi Paguyuban Budaya Sanggar Arum yang terus berkomitmen menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang sejalan dengan semangat kebersamaan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, antara lain Pemerintah Kecamatan Witaponda, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali Amir Aminudin, Anggota DPRD Morowali Agus Wiratno, jajaran Polsek Witaponda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari berbagai latar belakang agama dan budaya.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan itu mencerminkan semangat kebersamaan yang terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat Morowali yang majemuk.

Melalui momentum 1 Suro, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap masyarakat terus memperkuat persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial. Afridin juga mengajak seluruh masyarakat memanjatkan doa agar Morowali senantiasa diberikan kedamaian, dijauhkan dari berbagai musibah, serta dianugerahi kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Berita ini telah dibaca 7 kali
Font +
Font -
cross