FOTO: HUMAS PEMPROV SULAWESI BARAT

Dorong Kopi Mamasa Jadi Produk Unggulan Daerah, Pemprov Sulbar Lakukan Ini

Terbit : 20 June 2023
Font +
Font -

Mamasa, RC - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, Zudan Arif Fakrulloh mendorong seluruh pihak untuk menyebarluaskan kopi Mamasa sebagai produk unggulan Sulbar. Pasalnya, kopi Arabika dan Robusta Mamasa menjadi salah satu produk yang beberapa kali menjuarai kontes kopi baik tingkat nasional maupun internasional.

"Yang namanya produk unggulan kita harus disebarluaskan ke seluruh Indonesia dan seluruh dunia," kata Zudan saat berkunjung ke salah satu UMKM Kopi Mamasa yakni di Kabupaten Mamasa, Sabtu (17/6/2023) lalu.

Sajikan Kopi Mamasa ke Tamu Daerah

Zudan berharap penyebarluasan kopi Mamasa dapat dilakukan dengan menyajikan kopi Mamasa kepada setiap tamu dari luar yang datang ke Sulbar.

Kopi,Mamasa,Sulawesi Barat,Penjabat,Gubernur,Bupati,Produk,Unggulan,Daerah,Promosi,Sajian,Tamu,Bantuan,Bibit,Media Sosial,Medsoa,Kebun,Profesional,UMKM,Usaha,Mikro,Program

"Termasuk pada acara Pemda. Begitupun sebaliknya, setiap keluar daerah agar mempromosikan kopi asal Sulbar kepada daerah yang dikunjungi," harapnya.

Promosi Lewat Media Sosial

Sekretaris BNPP itu juga mengimbau semua outlet yang ada di Sulbar menyajikan kopi Mamasa serta melibatkan anak-anak muda melakukan promosi melalui media sosial.

"Orang Sulbar beli produk Sulbar dan orang Sulbar pakai produk Sulbar, ini akan mendorong ekonomi Sulbar," imbau Zudan.

Pemprov sendiri akan terus mendorong produksi kopi Mamasa sebagai produk unggulan. Salah satunya melalui bantuan bibit. Sebagaimana direncanakan akan mengucurkan bantuan bibit Kopi untuk 100 hektar perkebunan Kopi di Sulbar.

"Kita juga akan mengusahakan bantuan dari pusat," kata mantan Dirjen Dukcapil itu.

Siapkan Program dan Bantuan Bibit

Terpisah, Bupati Mamasa, Ramlan Badawi berterima kasih atas kunjungan serta dukungan Pj Gubernur Sulbar. Pihaknya pun berkomitmen mendorong UMKM di Mamasa, termasuk UMKM yang memproduksi Kopi Mamasa melalui sejumlah program dan bantuan bibit.

"Kita terus mendukung dan kita akan kelola secara profesional agar dapat bersaing dengan kopi lainnya di Indonesia," ungkapnya. (rls)

Berita ini telah dibaca 12 kali
Font +
Font -
cross