
TOUNA, RC – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tojo Una-Una tercatat mencapai 4,39 persen berdasarkan data statistik terbaru, menunjukkan tren perbaikan dan menempatkannya sedikit di bawah Donggala serta melampaui Palu yang berada di angka 4,36 persen.
Dilansir dari tojounauna.go.id, capaian tersebut menandai peningkatan kinerja ekonomi daerah di tengah dominasi kawasan industri di Morowali dan Morowali Utara yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.
Meski demikian, pertumbuhan ekonomi di Tojo Una-Una mulai ditopang sektor riil, terutama perikanan, pertanian, serta aktivitas perdagangan lokal yang terus berkembang. Selain itu, kawasan kepulauan seperti Kepulauan Togean juga mulai berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi daerah.
Pemerataan pertumbuhan dinilai mulai terlihat, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di wilayah non-industri. Kondisi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada kawasan industri dan mendorong pertumbuhan yang lebih merata di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Capaian tersebut dinilai signifikan mengingat tantangan geografis Tojo Una-Una yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan, yang selama ini menjadi kendala dalam pemerataan pembangunan dan akses ekonomi.
Ke depan, penguatan infrastruktur dan optimalisasi potensi daerah menjadi kunci untuk menjaga tren pertumbuhan tetap positif dan berkualitas. Investasi disebut memiliki peran strategis sebagai pengungkit, tidak hanya dalam meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat sektor unggulan.
Namun, investasi yang diharapkan bukan semata bernilai besar, melainkan berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan pengelolaan yang tepat serta dukungan masyarakat, pemerintah daerah optimistis pertumbuhan ekonomi Tojo Una-Una dapat semakin merata dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.