FOTO/PEMKAB MOROWALI

Kelangkaan LPG 3 Kg Dikeluhkan Warga, Pemkab Morowali Gelar Operasi Pasar

Terbit : 12 June 2026
Font +
Font -

MOROWALI, RC – Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram bersubsidi di Kecamatan Bungku Tengah, Bahodopi, dan Bungku Pesisir untuk meredam kelangkaan serta lonjakan harga gas elpiji yang dikeluhkan masyarakat.

Operasi pasar yang dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026) itu digelar melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga Palu dan Agen Moiko Gas Morowali.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Morowali, Anwar Saimu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh LPG 3 kilogram dengan harga yang wajar.

"Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali hadir dengan menggandeng Pertamina Patra Niaga Palu dan Agen Moiko Gas Morowali untuk menyelenggarakan operasi pasar LPG 3 kilogram bersubsidi di tengah masyarakat," ujar Anwar dilansir dari morowalikab.go.id.

Dalam operasi pasar tersebut, pemerintah menyediakan sebanyak 1.120 tabung LPG 3 kilogram. Rinciannya, 150 tabung dialokasikan untuk Kecamatan Bungku Tengah, 770 tabung di Kecamatan Bahodopi, dan 200 tabung di Kecamatan Bungku Pesisir.

Harga jual LPG disesuaikan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku di masing-masing wilayah, yakni Rp30 ribu per tabung di Kecamatan Bungku Tengah serta Rp32 ribu per tabung di Kecamatan Bahodopi dan Bungku Pesisir.

Operasi pasar ini menyasar masyarakat di tiga kecamatan tersebut. Warga yang ingin membeli LPG bersubsidi diwajibkan membawa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) sebagai syarat pembelian.

Anwar menyebut, pelaksanaan operasi pasar tahun ini masih difokuskan di tiga kecamatan yang mengalami keluhan terkait distribusi LPG. Namun, pemerintah daerah berencana memperluas cakupan operasi pasar ke kecamatan lainnya di Kabupaten Morowali.

Berdasarkan pantauan di lokasi operasi pasar di halaman Kantor Camat Bungku Tengah, masyarakat tampak antusias memanfaatkan program tersebut. Sejak sekitar pukul 08.30 WITA, antrean warga yang didominasi ibu rumah tangga terlihat mengular sambil membawa tabung gas kosong, uang tunai, dan fotokopi KTP untuk ditukarkan dengan LPG bersubsidi.

Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh LPG 3 kilogram sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah sekaligus menjaga stabilitas pasokan di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.

Berita ini telah dibaca 3 kali
Font +
Font -
cross