
DONGGALA, RC – Sebanyak 800 siswa madrasah dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Kemah Dakwah Madrasah (KDM) Tingkat Kabupaten Donggala Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Karya Mukti, Kecamatan Dampelas, Senin (15/6/2026). Kegiatan tahunan tersebut menjadi ajang pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, serta pengembangan bakat dan kreativitas siswa madrasah se-Kabupaten Donggala.
Kegiatan yang diikuti siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta, dibuka dengan kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Donggala, H. Haerolah Muh. Arief.
Haerolah menegaskan bahwa Kemah Dakwah Madrasah tidak hanya menjadi kegiatan perkemahan rutin, tetapi juga sarana membangun karakter dan mempererat silaturahmi antarsiswa madrasah.
“Melalui Kemah Dakwah Madrasah ini, kita membangun jiwa gotong royong, saling tolong-menolong, kerja sama, serta rasa persaudaraan di antara para siswa madrasah,” ujarnya dilansir dari sulteng.kemenag.go.id.
Selain pembinaan karakter, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pengembangan minat dan bakat peserta melalui berbagai perlombaan dan aktivitas edukatif. Sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain bola voli, sepak takraw, sepak bola, dan lari 100 meter.
Pada bidang keagamaan, peserta mengikuti lomba tilawah, hifzhil, dan Musabaqah Syarhil Quran (MSQ). Sementara itu, bidang seni dan budaya diisi dengan lomba menyanyi solo dan tari kreasi yang melibatkan siswa dari berbagai madrasah.
Kemampuan kepramukaan para peserta juga diasah melalui sejumlah perlombaan seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB), senam pramuka, pionering, masakan nonberas, hasta karya, dan berbagai kegiatan lainnya yang menitikberatkan pada kedisiplinan, kreativitas, serta kerja sama tim.
Kementerian Agama Kabupaten Donggala berharap Kemah Dakwah Madrasah dapat menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki semangat kebersamaan, serta mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman dan prestasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kepemimpinan, serta sikap tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.