FOTO/HUMAS KEMENAG SULTENG

Kemarau Panjang Melanda, Ribuan Warga Poso Gelar Salat Istisqa

Terbit : 11 September 2026
Font +
Font -

POSO, RC — Ribuan masyarakat Kabupaten Poso memadati Lapangan Sintuwu Maroso untuk melaksanakan salat Istisqa berjamaah, Kamis (10/9/2026). Salat tersebut digelar sebagai ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun setelah wilayah Poso dilanda kemarau selama sekitar tiga bulan.

Salat Istisqa mengusung tema “Bersatu dalam Doa, Mengetuk Pintu Langit untuk Poso yang Kita Cintai.” Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Poso, KH. Arifin Tuamaka, bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat tersebut.

Kegiatan itu merupakan kolaborasi MUI Kabupaten Poso, Pemerintah Kabupaten Poso, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Poso, serta Panitia Hari Besar Islam (PHBI).

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Poso, Sutami M. Idris, berharap pelaksanaan salat Istisqa menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar kemarau segera berakhir.

“Melalui salat Istisqa yang kita laksanakan bersama seluruh lapisan masyarakat, kami berharap doa kita dikabulkan dan hujan rahmat segera turun untuk mengakhiri kemarau di Poso,” ujar Sutami dilansir dari laman Kemenag Sulteng.

Menurut Sutami, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ikhtiar menghadapi kemarau, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.

Ia berharap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dapat dihadapi dengan meningkatkan kepedulian sosial dan keimanan masyarakat.

Salat Istisqa tersebut dihadiri Kepala Kemenag Poso, Ketua PHBI Kabupaten Poso, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Poso, Wakapolres Poso, Kasi Bimas Islam, Kasi Pendidikan Islam, jajaran ASN Kemenag Poso, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pelaksanaan salat berlangsung khusyuk di tengah kondisi kemarau yang masih melanda sejumlah wilayah Poso. Masyarakat berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu mengatasi dampak kekeringan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Berita ini telah dibaca 3 kali
Font +
Font -
cross